10 Langkah untuk Menjalani Kehidupan yang Lebih Bermakna

Suka membaca artikel seperti ini? Subscribe newsletter kami dan dapatkan insight terbaru setiap bulan.
Dari luar, Philip tampak memiliki kehidupan dan karier yang sukses sebagai CEO sebuah perusahaan besar yang menguntungkan. Namun, kondisi batinnya justru berantakan. Ia merasa seperti hamster yang terus berlari di dalam roda, bergerak semakin cepat tanpa arah yang jelas.
Ia menggambarkan hidupnya sebagai rangkaian tugas yang tidak pernah berakhir. Ketika keadaan menjadi terlalu sulit, ia merasa seolah-olah terjebak dalam belenggu. Philip sering merasa bahwa kebutuhan orang lain selalu mengesampingkan kebutuhannya sendiri. Istrinya meninggalkannya karena ia tidak pernah benar-benar hadir, baik secara fisik maupun emosional. Anak-anaknya pun sudah tidak tinggal bersamanya dan tidak lagi ingin banyak berhubungan dengannya.
Kesehatan Philip juga semakin memburuk. Ia mengalami insomnia karena terus memikirkan semua hal yang harus diselesaikan. Kurang tidur kemudian memengaruhi kemampuannya dalam mengambil keputusan. Ia merasa seperti menjalani kehidupan yang tidak bermakna dalam keadaan setengah sadar.
Philip percaya bahwa tidak ada lagi harapan bagi dirinya dan sangat mendambakan kehidupan yang baru.
Perjalanan Menuju Kehidupan yang Lebih Bermakna
Banyak dari kita mungkin dapat memahami apa yang dialami Philip. Pada suatu titik, kita semua bisa merasa lelah atau tidak puas dengan kehidupan dan menginginkan perubahan. Dalam berbagai percakapan saya dengan para pemimpin senior, saya menemukan keinginan yang sama untuk menjadi versi terbaik dari diri kita. Kita ingin terus belajar, berkembang, dan menikmati kehidupan sepenuhnya.
Satu-satunya cara untuk mencapainya adalah dengan mendorong diri melampaui kemampuan, keyakinan, dan batasan yang kita miliki saat ini. Kita perlu bersikap proaktif dan mengambil kendali atas kehidupan dengan berfokus pada hal-hal yang dapat kita lakukan.
Kita tidak harus mengubah seluruh kehidupan secara drastis. Kita bisa memulainya melalui perubahan-perubahan kecil yang secara bertahap membawa kita menuju kehidupan yang diinginkan. Meskipun kehidupan yang sempurna tidak pernah ada, kita tetap bisa mulai menjalani kehidupan yang lebih bermakna.
Dengan mempertimbangkan hal tersebut, berikut sepuluh langkah yang dapat Anda lakukan untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna.
1. Kenali Siapa Diri Anda Sebenarnya
Untuk menjalani kehidupan yang sesuai dengan jati diri, Anda perlu terlebih dahulu memahami apa arti menjadi diri sendiri. Hal penting yang perlu disadari adalah bahwa segala sesuatu yang Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari bermula dari dunia batin Anda.
Ketika Anda menemukan tujuan hidup dan hal-hal yang benar-benar membangkitkan semangat, Anda dapat membuat pilihan serta melakukan perubahan dengan lebih bijaksana.
2. Lepaskan Pengalaman yang Tidak Menyenangkan
Sering kali, satu-satunya hambatan terbesar dalam perjalanan menuju kehidupan yang lebih bermakna adalah masa lalu.
Anda perlu menghadapi rasa sakit dan kekecewaan yang pernah dialami, kemudian belajar melepaskan pengalaman tidak menyenangkan yang masih memengaruhi perilaku Anda saat ini. Memahami apa yang selama ini menghambat diri akan membantu Anda melangkah maju dan secara sadar berusaha mengambil tindakan yang berbeda pada masa mendatang.
3. Terapkan Empati dan Welas Asih
Setiap orang menginginkan kehidupan yang bermakna, memuaskan, dan aman, meskipun mereka menunjukkan keinginan tersebut dengan cara yang berbeda. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk tidak hanya berfokus pada dunia sendiri, tetapi juga belajar melihat kehidupan dari sudut pandang orang lain.
Salah satu cara menunjukkan empati dan welas asih adalah melalui tindakan kebaikan. Kebaikan akan melahirkan kebaikan lainnya, dan tidak ada cara yang lebih baik untuk berkembang selain membantu orang lain ikut berkembang.
4. Prioritaskan Perawatan Diri
Sulit untuk menjalani kehidupan sepenuhnya ketika kesehatan kita terganggu. Perawatan diri (self-care) mencakup pemeliharaan kesehatan mental, emosional, fisik, dan spiritual.
Ketika Anda mampu merawat diri dengan baik, Anda juga akan lebih mudah memberikan dukungan dan perhatian kepada orang lain.
5. Temukan Makna dalam Pekerjaan
Mengingat sebagian besar waktu kita dihabiskan untuk bekerja, penting untuk menemukan pekerjaan yang kita minati dan paling sesuai dengan diri kita. Rasa bosan atau ketidakpuasan di tempat kerja mungkin menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang perlu diubah.
Jika Anda mampu mengenali penyebab ketidakbahagiaan tersebut, Anda akan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai langkah yang perlu diambil agar waktu dan energi dapat digunakan untuk melakukan pekerjaan yang benar-benar Anda nikmati.
Baca Juga: Cara Menemukan Makna dan Kepuasan dalam Pekerjaan
6. Pilih Hubungan yang Memberikan Nilai Positif
Manusia adalah makhluk sosial yang secara alami membutuhkan hubungan dengan orang lain. Namun, kita tetap perlu memilih hubungan yang dijalani dengan bijaksana.
Belajarlah melepaskan hubungan yang menguras energi, terutama dengan individu yang selalu bersikap negatif, tidak jujur, atau terlalu sering mengkritik. Hal ini juga berlaku bagi mereka yang tidak menghormati Anda atau justru menghambat perkembangan diri Anda.
Pada akhirnya, luangkan lebih banyak waktu bersama orang-orang yang memberikan energi positif dan mendorong Anda untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
7. Jangan Pernah Berhenti Belajar
Kehidupan merupakan proses pembelajaran yang berlangsung terus-menerus. Ketika Anda berhenti belajar, seolah-olah Anda juga berhenti berkembang.
Selalu ada hal baru yang dapat dipelajari dan dijelajahi. Anda hanya perlu berani keluar dari zona nyaman dan membuka diri terhadap hal-hal yang belum diketahui.
8. Dapatkan Bantuan dan Bimbingan dari Tenaga Profesional
Seorang coach atau psikoterapis dapat memberikan bimbingan dalam perjalanan Anda menuju kehidupan yang lebih bermakna. Para profesional ini dapat membantu Anda mengenali pola perilaku yang selama ini mungkin tidak disadari.
Mereka juga dapat membantu Anda menghadapi ketakutan, menggali potensi diri, serta membangun rasa berharga terhadap diri sendiri, tujuan hidup, dan kehidupan yang lebih bermakna.
9. Berikan Sesuatu kepada Orang Lain dengan Tulus
Kehidupan yang hanya berfokus pada pemenuhan keinginan pribadi pada akhirnya dapat menimbulkan kekecewaan. Kehidupan yang benar-benar bermakna juga menuntut kita untuk turut bertanggung jawab terhadap kebahagiaan orang lain melalui kontribusi dalam menciptakan dunia yang lebih baik.
Kemurahan hati juga memberikan manfaat secara mental dan fisiologis. Memberi kepada orang lain dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kebahagiaan, bahkan terbukti dapat membantu menurunkan tekanan darah serta mendukung usia yang lebih panjang.
10. Biasakan Diri untuk Bersyukur
Terakhir, untuk menjalani kehidupan yang bermakna, belajarlah menghargai berbagai hal baik yang sudah Anda miliki.
Membiasakan diri untuk bersyukur memberikan banyak manfaat, mulai dari hubungan yang lebih baik, kesehatan fisik dan emosional yang lebih terjaga, kualitas tidur yang meningkat, hingga ketahanan mental, energi, dan kebahagiaan secara keseluruhan.
Bersyukur merupakan salah satu tindakan paling sederhana sekaligus paling kuat yang dapat Anda lakukan.
Baca Juga: Ini Bukan Sekadar Hari Biasa dalam Hidup Anda
Singkatnya, salah satu cara efektif untuk mulai menjalani kehidupan yang lebih sesuai dengan jati diri adalah dengan membayangkan kehidupan yang Anda inginkan, kemudian mengenali hal-hal yang memberikan energi dan membuat Anda bahagia.
Meskipun kebahagiaan bukanlah tujuan akhir, melainkan hasil dari kehidupan yang dijalani dengan baik, Anda tetap dapat menciptakan kenangan indah yang meninggalkan kesan dalam jangka panjang.
Tanyakan tiga hal kepada diri sendiri: Siapakah Anda? Prinsip apa yang Anda pegang? Dan ingin menjadi pribadi seperti apakah Anda?
Jika Anda dapat membayangkan sosok diri yang diinginkan, berusahalah untuk menjadi pribadi tersebut. Jika Anda mengetahui hal-hal yang senang dilakukan, luangkan lebih banyak waktu untuk melakukannya. Dan jika Anda tahu siapa saja orang yang Anda sayangi, berusahalah untuk menunjukkan kasih sayang kepada mereka.
Daripada terlalu sibuk mengejar status, kekayaan, atau harta benda, pikirkanlah warisan pribadi (legacy) yang ingin Anda tinggalkan. Renungkan apa yang Anda ingin orang lain ingat dan katakan tentang diri Anda ketika Anda sudah tiada.
Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, kita dapat melihat kehidupan dari perspektif yang lebih luas dan memahami hal-hal yang benar-benar penting dalam hidup.
Selama Anda masih memiliki kesempatan untuk menjalani kehidupan, berfokuslah untuk menjadi versi diri yang Anda inginkan. Tidak pernah ada kata terlambat untuk mulai membangun kehidupan yang benar-benar bermakna.
Kepribadian
Tags: Pertumbuhan, Sifat Positif
Manfred F. R. Kets de Vries adalah akademisi manajemen, psikoanalisis, konsultan, dan profesor bidang ilmu Pengembangan Kepemimpinan dan Perubahan Organisasi di INSEAD.





