Burnout Bukan Tantangan Terbesar dalam Kepemimpinan

Oct 08, 2026 • 4 Min Read
young woman working on a deadline
Sumber:

Maulana Ahmad, Unsplash

Apa yang sebenarnya ada di balik kelelahan yang dirasakan tim Anda

Suka membaca artikel seperti ini? Subscribe newsletter kami dan dapatkan insight terbaru setiap bulan.

Jika organisasi Anda terasa lebih lambat dibandingkan sebelumnya, perhatikan di mana para pemimpin Anda mulai ragu: menunggu lebih banyak informasi, menunggu waktu yang tepat untuk melakukan percakapan sulit, atau menunggu Anda maupun orang lain untuk mengambil keputusan. Keraguan dalam kepemimpinan ini muncul dari ketidakpastian dan dapat menyebar ke seluruh organisasi hingga kebiasaan menunggu menjadi hal yang dianggap wajar.

Biaya Tersembunyi dari Keraguan dalam Kepemimpinan

Beberapa hari lalu, saya (Karin) berbicara dengan seorang eksekutif berpotensi tinggi yang merasa buntu.

Ia menghela napas dan berkata,

Karin, saya sudah mengerjakan ulang strategi ini tiga kali. Saya menghabiskan berjam-jam menyusun rencana cadangan, mengumpulkan data, memperkuat business case, dan menyempurnakan presentasinya.

Dan saya merasa semuanya akan berubah lagi.

Saya tidak ingin membuang waktu saya, atau waktu tim saya, untuk membuat versi lain dari masa depan yang mungkin tidak pernah digunakan.

Saya mulai berpikir, mungkin saya sebaiknya menunggu dan tidak melakukan apa-apa untuk sementara waktu.

Tentu saja, jika ia menunggu, timnya juga akan menunggu. Dan semua tindakan yang tidak dilakukan tersebut harus dibayar mahal melalui hasil kerja, produktivitas, semangat kerja, dan keterlibatan di masa depan.

Pola “Tunggu dan Lihat”

Keraguan dengan pola “mari kita tunggu dan lihat” ini tentu bukan hal baru. Kami menemukan banyak contoh mengenai dampak buruk dari keragu-raguan dalam penelitian kami tentang konflik dan kolaborasi di tempat kerja. Berdasarkan pengalaman kami, pola ini mulai menjadi semakin umum.

Ketika masa depan terasa sulit diprediksi, menunggu dapat terasa seperti tindakan yang bertanggung jawab.

Terkadang memang demikian.

Terkadang, satu percakapan tambahan atau tidur semalam dapat membantu kita mengambil keputusan yang lebih baik.

Pertanyaan yang lebih sulit adalah mengetahui kapan kebiasaan menunggu secara perlahan telah menjadi norma dalam budaya organisasi Anda.

Sebab, keraguan dapat menyebar.

Seorang pemimpin menunggu. Manajer menunggu. Tim menjadi semakin berhati-hati.

Orang-orang memeriksa dan memeriksa kembali sebelum bergerak.

Proyek berlangsung sedikit lebih lama.

Percakapan dilakukan sedikit lebih lambat.

Ide-ide tidak tersampaikan.

Semua itu terjadi karena mereka berusaha memastikan semuanya benar.

Pada akhirnya, pekerjaan mulai terasa semakin berat. Sebab, orang-orang memikul beban ketidakpastian, pertanyaan yang belum terjawab, dan keputusan yang masih menunggu untuk dibuat.

Ketika mendengar para pemimpin berbicara tentang burnout, kami bertanya-tanya, seberapa besar kelelahan tersebut berasal dari beban kerja dan seberapa besar justru berasal dari kebiasaan menunggu.

Baca Juga: Perjanjian Tak Terlihat: Mengatur Ulang Ekspektasi yang Tak Pernah Diucapkan

Empat Kebiasaan untuk Mengembalikan Momentum

Jika Anda sudah familiar dengan pekerjaan kami mengenai kolaborasi dan tim berkinerja tinggi, Anda mungkin mengenal Performance Loop: empat dimensi kolaborasi yang membantu tim menghasilkan kinerja terbaik:

Koneksi. Kejelasan. Rasa ingin tahu. Komitmen.

Kami menggunakan keempat dimensi ini untuk membantu tim kepemimpinan menghadapi ketidakpastian.

Inilah yang kami pelajari dari pengalaman bekerja bersama tim di berbagai belahan dunia.

  • Koneksi membuat percakapan sulit menjadi lebih mudah karena kepercayaan sudah terbentuk.
  • Kejelasan memberikan arahan yang cukup bagi orang untuk bergerak, bahkan ketika belum semua jawaban tersedia.
  • Rasa ingin tahu membuat pemimpin terus belajar daripada sekadar menebak.
  • Komitmen membantu tim terus bergerak maju, menyesuaikan diri, dan belajar, alih-alih menunggu kondisi yang sempurna.

Dalam beberapa bulan ke depan, kami akan membahas masing-masing dimensi ini dan memberikan solusi praktis untuk membangun momentum di tengah ketidakpastian.

Sebab, kemampuan Anda untuk memimpin di tengah ketidakpastian mungkin akan menjadi salah satu keunggulan kompetitif terbesar Anda.

Eksperimen untuk Tim

Berikut latihan sederhana yang dapat Anda coba bersama tim kepemimpinan minggu ini.

Tuliskan satu pertanyaan di papan tulis:

Di mana kita sedang menunggu?

Minta setiap orang menjawabnya terlebih dahulu secara diam-diam.

Keputusan apa yang masih tertahan?

Percakapan apa yang terus ditunda?

Di mana pelanggan sedang menunggu kita?

Di mana karyawan sedang menunggu kejelasan?

Di mana kita sedang menunggu izin yang sebenarnya mungkin tidak kita perlukan?

Setelah membuat daftar tersebut, jangan mencoba menyelesaikan semuanya.

Cukup lingkari satu hal yang jika Anda dorong maju minggu ini akan membuat pekerjaan menjadi lebih mudah.

Momentum tumbuh satu keputusan demi satu keputusan.

Pertanyaan untuk Coaching yang Membutuhkan Keberanian

Jika Anda sedang memberikan coaching kepada para manajer, berikut beberapa pertanyaan berani yang dapat Anda eksplorasi bersama.

  • Apa keputusan paling penting yang sedang ditunggu tim Anda dari Anda?
  • Di area mana sedikit lebih banyak kejelasan dapat menghemat waktu orang-orang minggu ini?
  • Percakapan apa yang jika dilakukan akan membuat hal-hal lainnya menjadi lebih mudah?
  • Apa satu langkah berikutnya yang dapat Anda ambil tanpa harus memiliki semua jawabannya?
  • Jika saya dapat menghilangkan satu hambatan yang memperlambat tim Anda, hambatan apa yang akan Anda pilih?

Baca Juga: Bangun Keberanian untuk Bertindak

Perhatikan bahwa tidak satu pun dari pertanyaan tersebut meminta manajer Anda untuk menjadi lebih percaya diri.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut hanya membantu mereka melihat di mana mereka sedang mengalami kebuntuan.

Kesadaran biasanya datang sebelum tindakan.

Artikel ini pertama kali diterbitkan di letsgrowleaders.com.

Share artikel ini

Karin Hurt

Karin Hurt membantu para pemimpin yang berpusat pada manusia menemukan kejelasan dalam ketidakpastian, mendorong inovasi, dan mencapai hasil terobosan. Dia adalah pendiri dan CEO Let's Grow Leaders, sebuah firma pelatihan dan pengembangan kepemimpinan internasional yang dikenal dengan alat praktis dan program pengembangan kepemimpinan yang melekat, dan penulis empat buku termasuk Courageous Cultures: How to Build Teams of Micro-Innovators, Problem Solvers dan Advokat Pelanggan.

Screenshot 2022-12-07 at 12.56.12 PM.png

David Dye membantu para pemimpin yang berpusat pada manusia menemukan kejelasan dalam ketidakpastian, mendorong inovasi, dan mencapai hasil terobosan. Dia adalah Ketua dari " Let's Grow Leaders / Ayo Berkembang Pemimpin! ", sebuah lembaga pengembangan dan pelatihan kepemimpinan internasional yang terkenal dengan alat praktis dan program pengembangan kepemimpinan yang melekat. Dia adalah penulis beberapa buku termasuk Courageous Cultures dan pembawa acara podcast populer Leadership without Losing Your Soul.

Alt

Mungkin Anda Juga Menyukai

businesswoman working with her laptop

Apa yang Ditunggu Tim Anda (Namun Tidak Mereka Dapatkan)

Bersama Michelle Gibbings, membahas bagaimana janji kecil yang tidak ditepati, komunikasi yang tidak konsisten, dan kurangnya akuntabilitas dapat mengikis kepercayaan tim secara perlahan.

May 27, 2026 • 6 Min Read

leaders

Apakah Anda Mengenali 10 Tipe Pemimpin Ini?

Bersama Tom MC Ifle, memahami berbagai tipe pemimpin yang dapat menghambat tim dan mengapa tidak semua orang yang memiliki posisi pemimpin mampu memimpin dengan baik.

Aug 15, 2026 • 13 Min Podcast

people in a meeting

Mengapa CEO yang Sukses Tetap Membutuhkan Mentor?

Bersama Tom MC Ifle, memahami mengapa mentorship tetap penting bagi para pemimpin, bahkan ketika mereka telah mencapai kesuksesan.

Aug 13, 2026 • 51 Min Video

Jadi Seorang Pembaca Leader's Digest