Sedang Menyusun Resolusi Tahun Baru? Pertimbangkan Hal Ini!

Oleh Eva Christodoulou|31-01-2022 | 3 Min Read
Source: Breakingpic dari Pexels.com
Kiat menyusun resolusi dan benar-benar mencapainya

Berhubung saat ini merupakan momen yang tepat untuk menyusun resolusi tahun baru, beberapa dari kita mungkin mengalami kesulitan. Saya pribadi merasa puas ketika berhasil mencentang suatu target, meskipun sebenarnya sulit bagi saya untuk mewujudkan suatu resolusi. Perihal tujuan, mungkin pekerjaan kantor lebih ‘mudah’ dicapai. Kita cenderung mengabaikan atau melupakan resolusi yang kita buat untuk diri kita sendiri. Lagi pula, kita memang menghabiskan mayoritas waktu setiap harinya untuk bekerja bukan?

Namun, saya menyadari sesuatu tentang resolusi yang tidak begitu saya perhatikan sebelumnya. Penetapan tujuan adalah aspek penting dari kesuksesan. Dalam upaya menjadi pribadi yang lebih baik, kita harus berhasil melalui segala rintangan. Ya, kita perlu menghadapi seluruh pertempuran kecil demi memenangkan perang.

Baca juga: 4 Tahap Membangun Mental Kuat dan Tangguh

Lalu, bagaimana kita bisa menang? Sementara kita telah paham bahwa suatu tujuan perlu memenuhi aspek S.MA.R.T. (specific, measurable, achievable, relevant, time-bound), kita melupakan aspek lain dari penetapan tujuan. Hal itu adalah komitmen. Seberapa ingin kita mencapai tujuan tersebut? Sering kali kita mengulur resolusi ke tahun berikutnya, dengan alasan bahwa tujuan tersebut tidak perlu tercapai saat ini karena kita masih memiliki banyak waktu. Lantas, mengapa hal tersebut bisa sepenting itu hingga kita tetapkan sebagai tujuan? 

Aspek lain yang kita lupakan adalah masukan terkait tujuan tersebut. Di tempat kerja, kita bisa menerimanya dari manajer, rekan kerja, atau pelanggan kita. Di kehidupan pribadi, kita menerima saran dari keluarga, sahabat, pasangan, coach, mentor, atau bahkan input dari kita sendiri. Sebut saja saya menetapkan resolusi tahun ini untuk berolahraga X kali seminggu. Masukan yang saya maksud adalah bagaimana saya mengevaluasi diri dalam proses mencapai target tersebut atau ketika saya sedang jenuh, bagaimana saya menyesuaikan hari yang tepat sehingga saya tidak berhenti berolahraga begitu saja. 

Baca juga: Tetap Sejalur dengan Resolusi Tahun Baru Anda

Berikutnya adalah kompleksitas tugas, salah satu aspek dari penetapan tujuan yang juga sering kita lewatkan. Seperti namanya, kita perlu mengetahui seberapa sulit dan realistis sebuah tujuan yang kita buat. Mungkin saja masuk akal, karena kita hanya dapat mengetahui sejauh mana upaya yang sebenarnya diperlukan setelah kita berusaha mencapainya. Dalam hal ini, hal yang bijaksana untuk dilakukan adalah menilai kembali seberapa realistis tujuan tersebut, dan melihat apakah kita dapat memecahnya menjadi serangkaian target kecil daripada mencapainya sebagai satu tujuan besar yang sulit dicapai.

Penelitian Locke dan Latham tentang Goal-Setting Theory menunjukkan bahwa ketiga poin di atas ditambah dengan kita memiliki tujuan yang jelas dan cukup menantang untuk membuat kita terus termotivasi, adalah beberapa aspek penting dari penetapan tujuan. 

Saya memulai tahun ini dengan introspeksi diri. Apapun yang ingin kita capai, pastikan bahwa hal tersebut mengarahkan kita pada kehidupan yang memuaskan dan bermakna. 

Semoga Anda sukses mencapai resolusi tahun ini!

Artikel ini diterbitkan dari akun LinkedIn milik Eva Christodolou.

Jadilah diri Anda yang lebih baik bersama Necole! Necole adalah aplikasi pembelajaran yang memanfaatkan teknologi artificial intelligence untuk mengkurasi konten mendidik sesuai dengan minat Anda. Pelajari lebih lanjut tentang Necole di sini atau email info@leaderonomics.com

**SPECIAL OFFER - Gunakan kode ABETTERME dan dapatkan diskon 5% berlangganan Necole. 

Share artikel ini

Komunitas

Tags: Konsultasi

Eva yakin bahwa semua orang bisa menjadi sosok pemimpin yang mereka inginkan, jika mereka mau berusaha dan belajar dari orang-orang yang ada di sekitar mereka.
Leaderonomics Logo

Wow, Anda telah scroll hingga ke bawah! Anda pasti sangat menyukai kami.

Karena Anda sudah disini, kami ingin meminta Anda untuk mempertimbangkan memberikan donasi untuk pemeliharaan situs kami, yang ternyata cukup tinggi.

Banyak yang tidak memiliki akses ke sumber daya yang dibutuhkan untuk mengembangkan potensi kepemimpinan penuh mereka. Itulah sebabnya konten kami akan selalu gratis, dan kami akan selamanya berterima kasih kepada mereka yang membantu mewujudkan ini.

Earn your one-way ticket to heaven.

© 2023 Leaderonomics Sdn. Bhd. All rights reserved.

Disclaimer: The opinions expressed on this website are those of the writers or the people they quoted and not necessarily those of Leaderonomics.