Bekerja Sambil Mendengarkan Musik, Efektif atau Tidak?

Ada satu kebiasaan yang sampai sekarang masih sering aku lakukan saat belajar atau bekerja: mendengarkan musik.
Kebiasaan ini dulu sering membuatku dimarahi mama. Menurut beliau, belajar sambil mendengarkan lagu justru membuat fokus aku buyar. “Nanti malah ikut nyanyi, bukan belajar,” begitu komentar yang cukup sering aku dengar waktu sekolah.
Dan jujur saja, dulu aku sempat berpikir beliau benar. Karena memang ada momen saat aku lebih hafal lirik lagu dibanding materi pelajaran yang sedang dipelajari.
Namun semakin bertambah usia, aku mulai memahami bahwa musik ternyata memberi pengaruh berbeda untuk setiap orang. Ada yang baru bisa fokus dalam suasana benar-benar hening. Ada juga yang justru lebih produktif saat ditemani suara atau irama tertentu.
Aku termasuk tipe kedua.
Saat suasana terlalu sepi, pikiranku justru lebih mudah ke mana-mana. Musik membantu membuat suasana terasa lebih nyaman dan membuatku lebih tenang menyelesaikan pekerjaan satu per satu. Terutama saat mengerjakan hal yang repetitif seperti editing video, menulis, atau merapikan file.
Menariknya, bukan hanya jenis lagu yang memengaruhi suasana bekerja, tetapi juga tempo atau ketukannya.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa tempo musik memang dapat memengaruhi kecepatan pemrosesan kognitif dan performa tugas. Studi dari Frontiers in Psychology menemukan bahwa musik dengan tempo lebih cepat cenderung meningkatkan processing speed dibanding musik bertempo lambat.

pvproductions, magnific
Pernah merasa pekerjaan selesai lebih cepat saat mendengarkan lagu yang upbeat? Tanpa sadar, tubuh dan otak seperti ikut mengikuti ritme lagu tersebut. Saat musik yang diputar terdengar cepat dan energik, tangan terasa bergerak lebih sigap. Mood bekerja juga ikut meningkat.
Sebaliknya, lagu yang terlalu pelan atau mellow kadang membuat energi ikut menurun. Rasanya jadi lebih mudah terdistraksi atau kehilangan semangat untuk menyelesaikan pekerjaan.
Karena itu, banyak orang akhirnya memiliki playlist berbeda sesuai kebutuhan. Saat membutuhkan fokus tinggi, sebagian memilih instrumental atau lo-fi karena tidak terlalu mengganggu konsentrasi. Sementara lagu dengan beat cepat sering dipilih untuk membantu menjaga semangat ketika pekerjaan sedang banyak.
Walaupun begitu, mendengarkan musik saat bekerja tidak selalu cocok untuk semua situasi.
Ada jenis pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi penuh terhadap kata dan detail, seperti membaca laporan, menghafal materi, atau menulis analisis yang cukup kompleks. Dalam kondisi seperti ini, lagu dengan lirik justru bisa membuat fokus terpecah karena otak harus memproses tulisan sekaligus suara.
Itulah kenapa penting untuk memahami cara kerja diri sendiri.
Tidak semua orang harus produktif dengan cara yang sama. Kalau bekerja dalam keadaan hening membuatmu lebih fokus, itu tidak salah. Kalau musik membantu menjaga mood dan konsentrasi, itu juga tidak masalah.
Produktivitas memang tidak punya satu rumus pasti.
Baca Juga: Mengapa ASMR Bisa Membuat Anda Lebih Fokus daripada Musik
Sekarang aku jadi mengerti bahwa omelan mama dulu sebenarnya muncul karena beliau khawatir aku kehilangan fokus. Dan memang, kalau salah memilih lagu, hal itu bisa terjadi.
Tetapi di sisi lain, aku juga belajar bahwa musik bukan selalu gangguan. Dalam situasi tertentu, musik justru bisa menjadi teman bekerja yang membantu menjaga ritme dan semangat.
Mungkin yang terpenting bukan “boleh atau tidak mendengarkan musik saat bekerja”, melainkan memahami kapan harus memutarnya dan jenis musik seperti apa yang paling cocok untuk diri sendiri.
Karena pada akhirnya, yang paling penting adalah bagaimana kita bisa tetap fokus dan menyelesaikan pekerjaan dengan baik.
Kepribadian
Tags: Pertumbuhan, Sifat Positif
References:
Lin H-M, Kuo S-H and Mai TP (2023) Slower tempo makes worse performance? The effect of musical tempo on cognitive processing speed. Front. Psychol. 14:998460. doi: 10.3389/fpsyg.2023.998460
Manisha adalah editor dan penulis di Leaderonomics. Ia percaya tulisan memiliki kekuatan untuk belajar dan membawa perubahan dengan menginspirasi banyak orang.





