Apa itu Big Data dan Mengapa itu Penting?

Oleh Bernard Marr|17-01-2022 | 4 Min Read
Source: Markus Spiske dari Pexels.com
Sebenarnya apa yang dimaksud dengan Big Data?

Di dunia ini, banyak hal yang sangat besar dan kompleks sehingga mau tidak mau hal tersebut berdampak ke semua orang. Big Data adalah salah satunya, yang mampu mentransformasikan cara kita berbisnis dan mempengaruhi hampir semua aspek kehidupan kita sehari-hari. 
 
Maka dari itu, ada baiknya kita memahami sedikit tentang Big Data dan apa yang membuatnya begitu penting. Yuk, simak ulasannya!

Baca juga: Mengenal Fintech, Inovasi Keuangan Era Digital

Apa Itu Big Data?

‘Big Data’ memiliki arti yang luas dan mungkin tidak akan ada definisi tunggal yang disepakati tentangnya. Namun, fenomena Big Data sangatlah nyata dan kita bisa merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. 

Ide mendasar di balik kata ‘Big Data’ adalah bahwa semua hal yang kita lakukan memiliki jejak digital atau data yang mana bisa dimanfaatkan oleh semua orang. Karenanya, Big Data mengacu pada sekumpulan informasi dan kemampuan kita untuk memanfaatkannya.

Pengumpulan data bukanlah hal baru. Manusia telah lama mengoleksi dan menyimpan data sejak 18.000 SM. Apa yang membedakannya adalah kemajuan teknologi berupa chip, sensor, internet, cloud computing, dan kemampuan manusia untuk menyimpan dan menganalisis data yang telah mengubah jumlah data yang bisa dikumpulkan.

Pada era Big Data, bagian dari kehidupan sehari-hari hampir semuanya bisa dilakukan di ranah digital dan meninggalkan jejak data. Sebutlah berbelanja, mendengarkan musik, mengambil foto, berinteraksi dengan orang lain, dan lain sebagainya.

Perubahan besar lainnya adalah bagaimana manusia menganalisis data. Sebelumnya kita familiar dengan data yang berbentuk tabel, spreadsheet, grafik, dan data konvensional lainnya. Kini, analis data juga bisa melihat data yang ‘tidak terstruktur’ seperti foto, tweet, email, rekaman suara, dan data sensor untuk menemukan pola.

Baca juga: 10 Cara Efektif Menjadi Lebih Inovatif di Tempat Kerja

Bagaimana ‘Big Data’ Digunakan?

Seperti inovasi pada umumnya, Big Data dapat dimanfaatkan dengan baik ataupun disalahgunakan. Seiring banyaknya jejak digital yang kita tinggal dan bagaimana hal tersebut dapat diakses oleh berbagai pihak, semakin banyak pula orang yang khawatir tentang privasi.

Kekhawatiran itu nyata dan tidak bisa dianggap enteng. Saya yakin bahwa aturan dan regulasi akan berkembang seiring dengan majunya teknologi untuk melindungi kita semua. 

Hal tersebut setimpal dengan manfaat dari Big Data yang juga nyata dan benar-benar luar biasa.

Kebanyakan orang memiliki gagasan bahwa perusahaan menggunakan Big Data untuk lebih memahami pelanggan. Dengan Big Data, perusahaan dapat memprediksikan produk apa yang akan terjual. Perusahaan telekomunikasi dapat memprediksi apakah dan kapan pelanggan dapat beralih operator, dan perusahaan asuransi mobil memahami seberapa baik pelanggan mereka dapat mengemudi. 

Big Data juga dimanfaatkan untuk mengoptimalkan proses bisnis. Retailer dapat memaksimalkan stok berdasarkan apa yang sedang menjadi tren di media sosial, apa yang dicari orang di web, atau bahkan dari perkiraan cuaca. Di sisi lain, rantai pasok dapat dioptimalkan sehingga pengirim dapat menggunakan lebih sedikit bahan bakar dan menjangkau pelanggan lebih cepat.

Namun, Big Data melampaui lebih dari sekedar kita berbelanja. Analisis Big Data memungkinkan kita untuk menemukan obat baru dan memahami serta memprediksi penyebaran penyakit. 

Polisi menggunakan Big Data untuk menangkap penjahat atau bahkan memprediksi tindakan kriminal. Di sisi lain, perusahaan kartu kredit juga menggunakan Big Data untuk mendeteksi transaksi penipuan.

Sejumlah kota telah memanfaatkan Big Data untuk membangun “Kota Cerdas”, di mana sinyal lalu lintas terhubung ke internet untuk meminimalisir kemacetan.

Baca juga: Tips Meningkatkan Konten Berkualitas untuk Website Bisnis

Mengapa ‘Big Data’ itu Penting?

Big Data adalah tren yang akan terus berkembang seiring waktu berjalan. 

Begitu alat-alat yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data menjadi lebih terjangkau, kita semua dapat merasakan manfaatnya. Mulai dari matras yoga canggih, terobosan teknologi baru di bidang medis, hingga kepolisian yang lebih efektif.

Terlebih untuk kita semua yang hidup di era modern, Big Data bukanlah sesuatu yang bisa kita hindari. Penting bagi kita semua untuk menyadari fenomena tersebut dan memahami bagaimana hal itu dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari kita.

Tonton juga:

Share artikel ini

Komunitas

Tags: Konsultasi

Bernard Marr adalah penulis buku terlaris, pakar strategi, dan futuris yang telah membantu banyak perusahaan menjalankan bisnis. Bernard merilis buku terbarunya yang berjudul ‘25 Need-to-Know Key Performance Indicators’ dan ‘Doing More with Less’.
Leaderonomics Logo

Wow, Anda telah scroll hingga ke bawah! Anda pasti sangat menyukai kami.

Karena Anda sudah disini, kami ingin meminta Anda untuk mempertimbangkan memberikan donasi untuk pemeliharaan situs kami, yang ternyata cukup tinggi.

Banyak yang tidak memiliki akses ke sumber daya yang dibutuhkan untuk mengembangkan potensi kepemimpinan penuh mereka. Itulah sebabnya konten kami akan selalu gratis, dan kami akan selamanya berterima kasih kepada mereka yang membantu mewujudkan ini.

Earn your one-way ticket to heaven.

© 2022 Leaderonomics Sdn. Bhd. All rights reserved.

Disclaimer: The opinions expressed on this website are those of the writers or the people they quoted and not necessarily those of Leaderonomics.