Pelajaran Kepemimpinan dari Star Trek

Aug 11, 2021 2 Min Read
Star Trek
Sumber:Gambar oleh Chräcker Heller dari Pixabay

Ini adalah perjalanan dari Starship Enterprise. Misi 5 tahunnya : untuk menjelajahi dunia baru, mencari kehidupan baru dan peradaban baru, untuk

“Berani pergi ke tempat yang belum pernah ada.”


Kalimat diatas adalah bisa dibilang sebagai salah satu judul sci-fi yang paling dikenal di dunia. Serial Star Trek yang asli ditamplikan pertama kali tahun 1966 dan langsung menjadi kultus klasik dan sejak saat itu mempunyai pengaruh yang besar dalam pembuatan film sci-fi. Film yang terbaru (dan yang paling berani) oleh JJ Abrams perubahan dari judul ikonik, yaitu Star Trek (2009) dan Star Trek Into Darkness (2013), mampu menyalakan kembali ketenaran selama beberapa tahun dan menangkap audiens yang baru dan ruang lingkup yang lebih luas.

Dari awal, serial Star Trek yang asli telah menciptakan fenomena untuk Legions of Trekkies berdasarkan sifat futuristiknya. Almarhum Gene Roddenberry, pencipta dari serial aslinya, dinilai sangat tinggi untuk pengaruh yang besar terhadap dunia sci-fi karena serial yang dia buat. Faktanya, beberapa teknologi canggih dalam film Star Trek telah memberikan inspirasi untuk penemuan sekarang seperti telepon genggam dan alat elektronik canggih lainnya. Sudah lewat beberapa dekade tetapi dampaknya masih kuat dengan ilmuwan yang masih mencari cara untuk membuat teknologi Star Trek dalam kehidupan nyata.

Disclaimer singkat - bagian ini hanya membahas tentang reinkarnasi terbaru dari franchise Star Trek. Sebelum para Trekkies mulai untuk berargumen tentang instalasi terbaru (Kirk vs Picard diantara yang lain), fokus dari artikel ini tertuju pada pembahasan dari film untuk pembelajaran pribadi dan profesional.


Mari melihat 5 pelajaran tentang kepemimpinan dari film Star Trek

Alt

Sumber: Lisa dari Pexels

1. Kelilingi sekitar Anda dengan orang-orang pintar dan dengarkan apa yang mereka katakan

Pada awalnya, Kirk lebih sering beraksi sendiri, seorang pemberontak yang tidak pernah bergantung pada orang lain. Gayanya sendiri dalam melewati tantangan (dan berbuat curang pada tes) lebih sering membawanya kepada masalah. Selain dari orang kepercayaannya, petugas medis “Bones” McCoy, Kirk melakukan semuanya dengan caranya sendiri- bahkan ketika dia mengambil alih kursi kapten pada Starship Enterprise.

Meskipun tidak lama setelah itu, saat Enterprise mengalami pertempuran (Melawan Romulan), Kirk harus bergantung pada tim ahli miliknya. Dia tahu bahwa dia harus mendengarkan apa yang semua orang katakan, tidak peduli apakah mereka berbeda dengan gaya kepemimpinannya.

Kirk adalah keturunan dari seorang pelanggar aturan; Spock disisi lain adalah seorang buku aturan berjalan yang tidak memiliki perasaan. Diantara lingkungan Kirk, McCoy yang terlihat selalu dalam keadaan mendesak dan pemarah; Scotty dengan sikapnya yang liar, tetapi sangat pendirian dan teknisi jenius.

Sebuah gabungan dari karakter yang aneh, tetapi mereka bersatu dengan cukup baik dan membantu satu sama lain.
Mereka lebih kuat ketika bersama daripada sendirian - mereka saling melengkapi kelemahan satu sama lain, dan menarik satu sama lain untuk tetap bersama.

Setiap orang dari anggotanya tidak hanya berbeda kepribadian, tetapi juga perbedaan sudut pandang dimana sangat berharga dalam membuat keputusan.

Seorang pemimpin yang baik selalu membutuhkan tim penasehat yang baik. Merekrut orang-orang yang berpengetahuan itu penting, tetapi penting juga untuk merekrut orang-orang yang beragam.

Kirk mempunyai aspek yang sangat penting dari pemimpin yang baik yaitu selalu menerima pendapat orang lain yang membangun.

Menghargai orang lain dan memberikan rasa kepemilikan pada anggota tim itu penting untuk membuat tim yang baik, dan Kirk melakukannya dengan sangat mahir.

Tidak heran bahwa anggotanya mampu untuk mengakali musuh mereka dan mencari jalan keluar masalah, dan menyelamatkan banyak nyawa sepanjang perjalanan mereka.

Karakteristik penting lainnya yang dimiliki oleh Kirk adalah ketika dia menyerahkan sesuatu kepada anggotanya ketika dia tahu mereka lebih mampu untuk melakukan sesuatu, dia akan mengambil tanggung jawab penuh atas aksi yang mereka lakukan. Dia mungkin tidak memimpin setiap misi, tetapi dia secara aktif terlibat dan ikut campur dalam misi yang dilakukan.

Kirk tahu bahwa sebagai seorang pemimpin, dia akan memegang tanggung jawab untuk memastikan semua anggotanya aman.

2. Kerjakan Tugas Anda

Di dalam film, anggota dari USS Enterprise selalu kalah senjata dari musuh mereka. Dari Romulans ke John Harrison/Khan, lebih sering musuh mereka mempunyai kapal perang yang lebih besar dengan perlengkapan amunisi yang lebih banyak dibandingkan Enterprise. Herannya, Kirk dan anggotanya masih bisa mengalahkan musuhnya hanya dengan taktik brilian mereka.

Kirk dan Spock umumnya akan mengambil waktu untuk memahami musuh mereka sebelum menghadapi mereka secara langsung. Untuk diketahui, Tujuan utama Enterprise umumnya adalah untuk kapal eksplorasi, tidak dilengkapi untuk pertempuran (phasers adalah untuk keamanan pertahanan). Dan meskipun Kirk baik-baik saja dengan apa yang ada saat ini, brainstorming dengan Spock biasanya memberikan ide baru untuk memenangkan pertempuran.

Meskipun Kirk tidak akan ragu untuk langsung beraksi, dia akan berusaha untuk mempelajari semua hal tentang musuhnya. Dalam aspek ini, Spock adalah rekan yang berharga karena sifat analisa dan berdasarkan data yang dia miliki biasanya terbukti sangat penting - baik untuk mengalahkan ancaman dari Romulan atau mengakali Khan. Menariknya, mereka menang pertempuran setelah memanfaatkan kelemahan dari musuh mereka daripada menang karena kekuatan dari Enterprise sendiri (bukan kapal perang).

Baca juga artikel ini, Kepemimpinan Etis: Apa Maksudnya dan Kenapa itu Penting?

Demikian pula dalam lingkungan yang kompetitif, mengambil catatan dari apa yang tidak disadari oleh orang lain adalah tindakan yang bijak. Seorang pengusaha yang sukses sudah lama dipuji karena mengobservasi orang lain dan bergerak melawan arus. Faktanya, diantara orang-orang kaya di dunia, Warren Buffett mengaitkan kekayaannya dengan landasannya yang sangat komprehensif. Orang bijak dari Omaha selalu melakukan risetnya secara menyeluruh sebelum menggunakan uangnya untuk investasi (dan hampir selalu menguntungkan). 

Jika metode mereka yang lain diuji dan terbukti dari waktu ke waktu, tentu saja ada hikmah dari nasehat itu. Analisa tetapi jangan analisa yang berlebihan atau seperti yang mereka katakan, kelumpuhan analisis.

Tentu saja, mengerjakan tugas Anda sendiri tidak akan membawa Anda ke tempat yang Anda inginkan; tetapi ada variabel lain yang mungkin berpotensi untuk mempengaruhi hasilnya. Dan ketika itu terjadi, ikuti saran selanjutnya : improvisasi - kembangkan.

Alt

Sumber: Lisa dari Pexels

3. Improvisasi dan ikuti intuisi Anda

Dalam Star Trek Into Darkness, pada adegan pembuka menunjukkan Kirk dan McCoy melarikan diri dari ras alien setelah mencuri gulungan suci. Tujuan utama Kirk atas aksinya adalah untuk mengalihkan perhatian dan menyelamatkan mereka dari bahaya setelah letusan gunung berapi yang mengancam seluruh peradaban mereka. Lalu Spock ditugaskan untuk meredakan gunung berapi tepat di jantung ledakan.
Dengan batasan waktu untuk kabur dan kapal penjemput yang tidak bisa mendekat kearah Spock, Kirk harus menyelamatkan Spock sebelum dia terperangkap di tengah letusan. Bergerak dengan intuisinya, Kirk membawa Enterprise mendekat ke gunung berapi dan menyelamatkan Spock tepat pada waktunya. Jika dia tidak melakukan itu, Spock mungkin akan mati, tetapi dengan melakukan hal itu, Kirk melanggar Arahan Utama Federasi. Tetapi, Kirk harus mengimprovisasi untuk menyelamatkan Spock.

Di adegan selanjutnya, Enterprise terperangkap di ruang angkasa setelah dicegat dan diserang oleh kapal penjelajah pertempuran milik Federasi. Keadaan rusak parah dan masih terancam, Krik harus bergerak cepat untuk menjamin keamanan Enterprise dari kerusakan total.
Tetapi mereka mempunyai satu tantangan yang besar (selain tidak mempunyai daya tembak) - mereka harus mengambil alih kapal musuh tanpa diketahui dan tanpa teleportasi.

Anda mungkin akan tartarik dengan ini: 5 Mitos Berbahaya dalam Leadership

Solusi mereka? Kirk dan Harrison pergi dalam loncatan luar angkasa untuk sampai di kapal yang lain. Sebuah cara yang sangat berbahaya karena lapangan luas yang penuh dengan puing-puing dari pertempuran. Ditengah jalan, pelindung Kirk retak, membahayakan bantuan navigasinya dan meletakkannya dalam bahaya. Kirk kembali ke jalur dibantu oleh Harrison menggunakan bantalannya (bearings)
Dalam kehidupan sehari-hari atau di tempat kerja, beberapa kali rencana kita tidak berjalan dengan baik. Akan selalu ada halangan di sepanjang jalan. Yang terpenting adalah bagaimana kita merespon berdasarkan situasinya - Intuisi dan improvisasi dapat memberikan keajaiban. Kirk harus mengambil tes Kobayasi Maru (Situasi tidak ada yang menang) untuk lanjut dari seorang kadet biasa. Solusinya? Mengubah logika pemrogramannya. Meskipun aksi itu tidak sah, kecenderungan itu menyelamatkan Kirk dari bahaya besar selama perjalanan ruang angkasanya.

Hanya untuk peringatan, ketika improvisasi dan intuisi mungkin berjalan sesuai keinginan Anda, mungkin Anda perlu untuk mempunyai semacam bimbingan sebelum mempercayainya - aksi itu masih mempunyai konsekuensi. Yang terbaik adalah untuk belajar dari orang yang sudah pernah melaluinya dan membagikan pengetahuan itu dengan Anda. Dan untuk itu, Anda mungkin ingin untuk mencari pembimbing yang cocok untuk Anda.

4. Miliki seorang mentor dan jadilah salah satunya

Sebelum kehidupan dengan Starfleet, Kirk yang masih muda selalu terlibat dalam masalah, tidak mengetahui tujuannya dan terlihat seperti kehilangan jiwanya.
 
Kapten Pike menemukannya dan menyarankannya untuk mendaftar untuk menghormati ingatan akan ayahnya (Ayah Kirk mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan banyak nyawa).

Setelah naik jabatan, Kirk pergi jauh-jauh untuk menyelamatkan kaptennya dalam penangkapan oleh Romulan. Setelah dipromosikan menjadi kapten, Kirk mengambil komando atas Starship Enterprise dan terus melaporkan kepada Laksamana Spike.

Dalam Star Trek Into Darkness, Kirk melanggar Arahan Utama (Jangan pernah ikut campur dengan perkembangan peradaban lain). Dia turun jabatan dan mengembalikan komando atas Enterprise kepada Laksamana Pike. Kejadian itu membuatnya merasa hancur, tetapi Pike meminta untuk membiarkan Kirk tetap pada Enterprise sebagai perwira pertama. Pike adalah figur yang penting dalam kehidupan Kirk, memberikan saran ketika diperlukan, terutama untuk menyadari kebutuhan untuk mempunyai kerendahan hati dan untuk tidak meletakkan nyawa anggotanya dalam bahaya yang tidak diperlukan.

Bahkan dalam kehidupan nyata, seorang pemimpin yang baik akan dan seharusnya mempunyai pembimbing untuk membimbingnya. Bersamaan dengan itu, seorang pemimpin yang baik juga harus bercita-cita untuk menjadi pembimbing yang baik untuk orang lain.

Enterprise tidak bisa beroperasi dengan efisien tanpa bantuan dari tim yang baik. Kapal dibawah Kirk ini sangat bergantung pada anggotanya. Meskipun kapal luar angkasa ini secara efektif dijalankan dibawah hierarki militer, Kirk seringkali menjadi peran pembimbing pada anggotanya dibanding seorang autokrat. Dia membimbing mereka menuju tujuan bersama, bahkan jika dia harus membahayakan nyawanya untuk menyelamatkan mereka.

Seorang pemimpin yang baik - pembimbing harus menyadari pentingnya mendahulukan tim diatas segalanya. Anda harus mendahulukan orang-orang Anda duluan sebelum diri sendiri. Sangat penting untuk seorang pemimpin yang baik untuk membantu dan membimbing seluruh timnya untuk sukses. Anda juga tidak bisa membiarkan rantai komandi Anda menghalangi Anda untuk mendapatkan saran yang terbaik, seperti bagaimana Kirk selalu bergantung pada anggotanya untuk informasi atau saran yang penting.

Tentu saja untuk menjalankan peran pemimpin yang baik - pembimbing, Anda tidak akan menyuruh orang-orang Anda untuk melakukan apa yang Anda sendiri tidak akan lakukan. Kirk mungkin bersedia untuk menempatkan dirinya dalam bahaya, tetapi dia tidak akan meminta anggotanya untuk mengambil resiko yang dirinya sendiri tidak mau melakukannya.

5. Berani pergi ke tempat yang belum pernah dikunjungi

Pada intinya, misi utama Enterprise adalah untuk mengeksplorasi peradaban baru dan dunia alien. Itu bukanlah perjalanan yang tidak ada bahaya dan sering menemukan kejutan yang tidak terduga, baik dan buruk. 

Ketika menghadapi Romulan yang berbahaya dari dunia lain di masa depan, Kirk dan anggotanya harus merespon cepat meskipun mereka belum siap. Tetap saja mereka mampu untuk menaklukkan dna mengalahkan ancaman itu.

Alt


Pada film selanjutnya, Star Trek Into Darkness, Kirk membawa Enterprise dalam misi tidak resmi menuju Kronos untuk menemukan dan membawa Harrison kembali setelah kesalahan yang sudah dia lakukan. Planetnya terletak diluar dari bagian Federasi karena planet itu adalah rumah bagi musuh bebuyutan mereka, Klingons. 

Misinya harus dilakukan secara rahasia agar tidak memicu peperangan dengan ras alien. Kirk membawa beberapa anggotanya, bertemu dengan sekelompok Klingons dan memindahkan Harrison untuk membawanya pada keadilan.

Kirk dan anggotanya harus meninggalkan bumi, merangkul setiap tantangan yang akan datang saat mereka menjelajahi dunia baru. Sepanjang perjalanan, mereka belajar banyak tentang diri mereka sendiri, menyadari kemampuan dan kelemahan dari setiap orang. Dan dengan setiap petualangan baru, mereka dengan berani pergi ke tempat yang belum pernah dikunjungi.

Kembali ke bumi dan kehidupan nyata - kita dapat meniru kegigihan yang serupa yang ditunjukkan oleh Kirk dan anggotanya. Keluar dari zona nyaman kita memang menakutkan, tetapi imbalannya tidak terbatas. Bahkan tanpa meninggalkan kantor kita, kita dapat membuka pikiran kita terhadap ide-ide dan kemungkinan yang tidak terbatas. Mimpi yang besar dan Anda akan menjadi titik balik untuk diri Anda sendiri. Mungkin ide baru itu akan membawa organisasi Anda pada tahap yang baru, atau sebuah proses revolusioner baru untuk seluruh industri. Setiap ide baru mempunyai nilai dan potensi untuk menjadi sangat besar - sama seperti mobil elektrik dan perjalanan ruang angkasa!

Rasa takut akan kegagalan kita mungkin menjadi halangan terbesar kita, tetapi itu bukanlah poinnya. Apa yang sebenarnya penting adalah Anda ingin meraih bintang dan percaya bahwa Anda dapat mencapainya. Jika ada kemauan, akan selalu ada jalannya. 

Mengingat kembali Kirk mempunyai gabungan anggota yang terbaik disisinya selama semua perjalanannya. Keberagaman yang mengelilingi Kirk memberinya keunggulan dalam menghadapi berbagai situasi. Dia telah membangun tim yang hebat untuk mewakili keterampilan yang diperlukan dalam menjelajahi alam semesta.

Akhirnya, Kirk menunjukkan kapasitasnya sebagai pemimpin yang hebat. Karakternya mungkin fiktif, tetapi kualitas kepemimpinannya adalah nyata - sesuatu yang dapat kita tiru dan kita impikan.

Baca juga artikel ini dalam Bahasa Inggris disini

Check out video dibawah ini untuk mengetahui lebih bagaimana Anda juga bisa mengembagkan Kepemimpinan Anda!

Share artikel ini

Kepemimpinan

Tags: Jadilah Seorang Pemimpin

Alt
Imran sebelumnya adalah Talent Acceleration Manager di Leaderonomics. Dia percaya bahwa untuk mengatasi tuntutan tinggi kehidupan modern, pendekatan kolaboratif yang kuat selalu yang terbaik. Dia berharap semua orang akan saling menjaga dan bersikap baik satu sama lain, seperti halnya biologi bawaan kita.

Mungkin Anda Juga Menyukai

pemimpin

Cara Memimpin dan Memberdayakan Anggota yang Lebih Cerdas

Ketika menjadi seorang pemimpin, tidak jarang kita memiliki rasa menjadi orang yang paling tahu dan paling bisa dalam tim. Namun, apa jadinya bila pemimpin dihantui rasa minder ketika terdapat anggota yang lebih cerdas?

Nov 22, 2021 3 Min Read

Leadernomics Indonesia

Kepemimpinan Yang Seimbang

May 22, 2023 25 Min Video

Jadi Seorang Pembaca Leader's Digest