5 Mitos Berbahaya dalam Leadership

Oleh Tom MC Ifle|03-08-2021 | 1 Min Read
Source: pexels.com

Hari ini kita akan belajar 5 mitos leadership berbahaya yang akan menghancurkan gaya kepemimpinan Anda.

Teman-teman, banyak sekali mitos-mitos yang beredar di luar sana yang kesannya benar dan positif tapi kalau Anda pakai untuk memimpin, itu tidak efektif sama sekali.

Perlakukan Semua Orang Sama


Sumber: Tima dari pexels.com

Mitos yang pertama adalah memperlakukan semua orang sama. Kalau Anda berpikir baik-baik dengan memperlakukan semua orang sama memang sangat bagus, apalagi kalau Anda berpikir kalau negara ini adalah negara demokratis. Tapi, ternyata untuk memimpin dengan efektif Anda tidak bisa memperlakukan semua orang sama, kenapa?

Nomor satu, tidak semua orang memiliki kemampuan yang sama. Kedua, tidak semua orang memiliki daya tangkap yang sama. Yang ketiga, tidak semua orang memiliki latar belakang yang sama. Sehingga memperlakukan semua orang dengan sama akan mempersulit Anda dalam memimpin.

Ada orang yang bernama Marcus Buckingham, ia berbicara kepada 80.000 manager dan dari 80.000 manager dia kemudian wawancarai satu demi satu kemudian menemukan bahwa manager yang efektif, menjadi sangat efektif karena mereka mengenal satu demi satu anak buahnya dan tahu persis apa yang harus dilakukan terhadap para bawahannya itu. Jadi, Anda akan lebih efektif kalau tidak memperlakukan semua orang sama.

Baca juga: Luangkan Waktu dan Libatkan Karyawan Anda


Bekerja Sesuai Standar


Sumber: pexels.com

Mitos yang kedua kalau Anda bekerja, bekerjalah sesuai standar. Untuk konteks tertentu hal ini sangat baik, tetapi dalam leadership Anda tidak bisa mengikuti hanya standar-standar saja. Pemimpin yang efektif melakukan 1 hal namanya Go Extra Mile. Kalau Anda diminta melakukan satu hal Anda berikan satu hal, Anda belum menjadi pemimpin yang hebat. Tapi kalau Anda diminta melakukan satu hal Anda Go Extra Mile, Anda lampaui yang diminta, Anda akan menjadi pemimpin yang hebat. Jadi jangan lakukan apa yang hanya standar dilakukan oleh kita, tapi lakukan lebih dari yang diharapkan.

Memperbaiki Kelemahan


Sumber: Rfstudio dari pexels.com

Mitos yang ketiga adalah Anda harus memperbaiki kelemahan untuk membuat diri Anda lebih hebat. Atau kalau Anda memiliki anak buah lihatlah kelemahan mereka, perbaiki kelemahan mereka agar bisa menjadi lebih diri yang lebih efektif, yang hebat, dan pemimpin luar biasa yang tidak fokus pada kelemahan.

Pemimpin yang hebat fokus pada kekuatan. Daripada memperbaiki kelemahan, akan lebih cepat kalau Anda memperkuat kelebihan. Membuat orang memperbaiki kelemahan sama seperti mengajarkan bebek untuk menjadi elang atau mengajar ikan untuk menjadi hewan yang bisa nafas menggunakan paru-paru. Sangat-sangat mustahil. Tapi kalau Anda tau ikan kekuatannya di air ya manfaatkan kekuatan tersebut.

Jadi, jangan menggunakan kelemahan untuk dijadikan sebagai kelebihan tapi manfaatkan kelebihan yang sudah ada dan tempatkan di tempat yang paling besar memberikan manfaat. Masuk akal?

Baca juga: Pemimpin Penting Memiliki Karisma Tapi Ada Batasnya


Kontrol Segala-nya


Sumber: Mikael Blomkivst dari pexels.com

Mitos yang keempat kalau Anda ingin karyawan kerja dengan efektif, awasi baik-baik, perhatikan baik-baik, kontrol ketat-ketat, lihat pake CCTV, pasang dimana-mana. Maka mereka akan bekerja dengan baik, ternyata kenyataannya tidak bisa seperti itu. Anda tidak akan membuat karyawan bekerja lebih baik hanya karena mereka diawasi lebih ketat. Kalau diawasi mereka akan bekerja saat diawasi, mereka akan efektif saat diawasi, pemimpin yang hebat bukan mengawasi tapi menginspirasi. Kalau Anda bisa menginspirasi orang bekerja lebih efektif, bekerja lebih tepat guna bekerja sepenuh hati, kalau Anda bisa menginspirasi mereka, mereka akan bekerja tanpa harus diawasi.

Merahasiakan Rencana Anda


Sumber: Tima Miroshnichenko dari pexels.com

Mitos yang kelima adalah, kalau Anda punya rencana, rahasiakan pada karyawan jangan sampai karyawan tau karena kalau tidak mereka bisa membocorkan rahasia perusahaan. Teman-teman kalau zaman sekarang Anda merahasiakan, kalau karyawan tidak tahu kemana Anda pergi, kalau karyawan tidak mengerti arah dari perusahaan dan tidak tahu target-target Anda pribadi, niat Anda dalam menjalankan bisnis Anda akan ditinggalkan karyawan-karyawan Anda. Semakin Anda melibatkan mereka didalam rencana-rencana Anda, semakin banyak karyawan yang mendukung Anda, semakin karyawan tahu bahwa Anda transparan dengan mereka, mereka akan lebih mendukung Anda.

Teman-teman, 5 mitos ini akan menjadi 5 mitos yang berbahaya kalau Anda lakukan. Kebalikannya, Anda akan menjadi pemimpin yang lebih tepat, lebih efektif dan lebih banyak diikuti oleh banyak orang.

Baca sumber artikel di: 5 Mitos Berbahaya dalam Leadership


Share artikel ini

Kepemimpinan

Tags: Jadilah Seorang Pemimpin

CEO dan Founder Top Coach Indonesia
Leaderonomics Logo

Wow, Anda telah scroll hingga ke bawah! Anda pasti sangat menyukai kami.

Karena Anda sudah disini, kami ingin meminta Anda untuk mempertimbangkan memberikan donasi untuk pemeliharaan situs kami, yang ternyata cukup tinggi.

Banyak yang tidak memiliki akses ke sumber daya yang dibutuhkan untuk mengembangkan potensi kepemimpinan penuh mereka. Itulah sebabnya konten kami akan selalu gratis, dan kami akan selamanya berterima kasih kepada mereka yang membantu mewujudkan ini.

Earn your one-way ticket to heaven.

© 2022 Leaderonomics Sdn. Bhd. All rights reserved.

Disclaimer: The opinions expressed on this website are those of the writers or the people they quoted and not necessarily those of Leaderonomics.