Di Balik Layar Marketing Rumah Sakit: Digital, Event, dan Promo

Feb 10, 2026 8 Min Read
Online doctor
Sumber:

Freepik

Hai! Perkenalkan, saya Ebi :)

Beberapa orang yang mengenal saya mungkin sudah tahu bahwa saya bekerja sebagai marketing di sebuah rumah sakit swasta. Namun, masih cukup sering teman maupun keluarga yang bertanya, "Kak, kalau marketing rumah sakit itu kerjanya ngapain sih?" atau "Bi, kalo rumah sakit itu biasanya marketing-in apa?"

Bagi saya yang tidak memiliki latar belakang kesehatan maupun dunia perumahsakitan, serta sebelumnya tidak memahami banyak hal tentang marketing rumah sakit, terjun ke bidang ini menjadi tantangan tersendiri. Sudah lama saya ingin membagikan apa yang saya kerjakan selama kurang lebih tiga tahun terakhir, sekadar untuk berbagi cerita yang mungkin bisa menjadi insight sekaligus ruang diskusi bagi rekan-rekan sesama penggiat digital marketingevent, dan promo di luar sana. Terbuka untuk diskusi, tidak terbatas hanya bagi mereka yang bekerja di rumah sakit.

Dari tiga area yang saat ini saya jalani, saya memang lebih familiar dengan bidang digital marketing dibandingkan dua bidang lainnya, yaitu event dan promo. Kebetulan, saya melakukan shifting career ke bidang digital marketing sejak tahun 2020. Perjalanan tersebut diawali dengan magang di tim pemasaran sebuah bank BUMN, kemudian saya sempat mengikuti kelas bootcamp digital marketing selama tiga bulan. Kelas itu saya jalani secara daring karena bertepatan dengan masa pandemi. Setelahnya, saya sempat bekerja sebagai social media specialist di sebuah boutique agency dan televisi Kristen.

Dengan pengalaman tersebut, saat akhirnya bergabung ke dalam Tim Digital MarketingEvent, dan Promo di kantor saya sekarang, setidaknya saya sudah memiliki gambaran untuk area digital marketing. Meski begitu, saya tetap perlu aktif mencari informasi secara mandiri mengenai seperti apa digital marketing di dunia rumah sakit. Jika rekan-rekan di LinkedIn membayangkan aktivitas seperti KOL, Instagram, YouTube, TikTok, kuis berhadiah, ads, dan lain-lain, yup, benar sekali! Terlebih karena saya bertugas di corporate, maka proses upload konten di berbagai platform tersebut dilakukan melalui satu pintu, yaitu tim saya, Tim Digital MarketingEvent, dan Promo.

Baca Juga: Fandom Marketing: Kisah Cinta Amanda Brownies dan Toshiba TV

Peran dan Aktivitas Digital Marketing di Rumah Sakit

social media marketing

Freepik

Digital marketing di rumah sakit pada dasarnya mengerjakan hal yang serupa dengan digital marketing pada umumnya. Perbedaannya terletak pada do’s and don’ts atau terms and conditions yang harus diperhatikan dengan sangat ketat karena berkaitan dengan kesehatan dan profesi dokter. Agar dapat menghasilkan konten yang berkualitas dan tidak membuat salah paham, media sosial rumah sakit lebih banyak menghadirkan konten edukasi. Tujuannya agar bisa menjadi sumber informasi yang terpercaya bagi masyarakat yang membutuhkan pengetahuan kesehatan, sehingga mereka bisa memperoleh jawaban sekaligus ilmu yang berbobot, tetapi tetap mudah dipahami oleh orang awam. Konten tersebut diunggah di berbagai media sosial rumah sakit seperti Instagram, YouTube, TikTok, Spotify dalam bentuk podcast, Facebook, dan LinkedIn, baik secara mirroring maupun dengan konten berbeda di setiap platform. Selain itu, konten juga ditampilkan di website resmi dan aplikasi rumah sakit.

Namun, tidak hanya konten edukasi saja. Tetap ada juga konten yang bersifat penawaran. Meski demikian, tidak disampaikan secara hard selling seperti pada media sosial yang berfokus pada penjualan produk. Aktivitas yang lebih mengarah pada hard selling biasanya dilakukan melalui area event dan promo. Saya akan menjelaskan bagian promo terlebih dahulu, karena area event memiliki lebih banyak hal yang perlu dipaparkan.

Strategi dan Jenis Promo Rumah Sakit

Terkait promo, secara garis besar dapat saya kelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu: 

1. Promo Internal, jenis ini lebih mengarah pada promo yang berlaku di masing-masing cabang rumah sakit atau berlaku sebagai harga corporate yang bisa digunakan dengan berbagai metode transaksi.

2. Promo perbankan adalah promo yang berlaku apabila menggunakan alat pembayaran tertentu. Misalnya, pengguna Bank A akan mendapatkan promo yang berbeda dengan pengguna Bank B.

3. Promo B2B merupakan promo yang dibuat melalui kesepakatan antara rumah sakit dengan perusahaan terkait, contohnya dengan Alfagift maupun KPoin. Dengan melakukan redeem poin atau menunjukkan aplikasi maupun keanggotaan tertentu, pasien dapat memperoleh promo saat berobat ke rumah sakit selama masa berlaku.

Tidak hanya promo yang benar-benar berbayar, kerja sama antar brand seperti pengiriman sampel produk, pembuatan reels Instagram, pemasangan TV, dan lain-lain juga ternyata menjadi tanggung jawab Tim Digital Marketing, Event, dan Promo rumah sakit.

Peran Tim dalam Pengelolaan Event Rumah Sakit

Selanjutnya, saya akan menjelaskan mengenai event rumah sakit. Di kantor saya sekarang, saya mulai benar-benar memegang event pada tahun 2023, ketika membuka booth promosi dengan pemeriksaan mini MCU gratis pada pertandingan Indonesia vs Argentina di GBK. Sejak saat itu hingga sekarang, sudah banyak event yang ditangani oleh Tim Digital MarketingEvent, dan Promo. Tidak hanya membuka booth promosi, kami juga hadir sebagai official medical partner atau support sekaligus penyelenggara event

Event-event tersebut antara lain:

1. Event olahraga:

  • 2023: Indonesia vs Argentina
  • 2024: Indonesia vs Vietnam, Indonesia vs Irak, Indonesia vs Filipina, Indonesia vs Australia, Indonesia vs Jepang, Indonesia vs Saudi Arabia, DBL, AAJI, TVOne Run, Narasi Women Run, Women’s Day Run DPR RI 2024
  • 2025: Women’s Day Run DPR RI 2025, Kinderfield Fun Run, Bekasi Marathon

2. Konser musik:

  • 2023: Noah
  • 2024: Melly Goeslaw & Bruno Mars
  • 2025: Niki

3. Event seni:

  • 2024: Koko Cici

4. Pameran:

  • 2023: ARSSI
  • 2024: Inacraft & BCA Solitaire Prioritas
  • 2025: IIMS

5. Webinar/seminar ilmiah/awam:

  • 2023: Abbot
  • 2024: Pfizer
  • 2025: Novartis, Astrazeneca, Kalventis, Merck, Roche

6. Training:

  • 2023: Training OBS & training TikTok
  • 2024: Training digital marketing (dua kali) bersama HRD untuk internal & training press release Kompas

7. Kuliner:

  • 2024: Jajarans BXchange, Jajarans One Satrio, Jajarans SPARK
  • 2025: Jajarans Mega Bekasi

8. Festival:

  • 2024: HUT Mandiri
  • 2025: Breastfeeding Festival Mom Uung

9. Event sekolah:

  • 2025: MCU Kinderfield, Edu Fair Kinderfield, dan pelatihan P3K Kinderfield

10. Lain-lain:

  • 2024: Cipungland BXchange & Komunitas PPS81
  • 2025: Takeda, Cipungland Pakuwon Bekasi, Gathering HRDI

Mungkin masih ada yang bertanya, sebenarnya apa saja yang dikerjakan oleh tim event rumah sakit dalam berbagai kegiatan tersebut?

Di corporate, kami mengerjakan seluruh rangkaian mulai dari pre eventevent, hingga post event. Biasanya setelah menerima tawaran event atau diminta membantu pelaksanaan suatu acara, kami akan melakukan eskalasi kepada atasan dan manajemen untuk menentukan apakah event tersebut akan diambil atau tidak.

Baca Juga: Redefinisi Kepemimpinan: Perempuan di Ruang Dewan

Setelah mendapatkan persetujuan, secara paralel kami akan mencari atau menunjuk cabang yang dapat memberikan dukungan medis pada hari pelaksanaan. Bentuk dukungan medis ini bergantung pada kebutuhan panitia, misalnya jumlah dokter umum yang diperlukan, dokter spesialis tertentu, jumlah ambulans, jumlah perawat, dan lain-lain. Jika ada cabang yang tidak bisa mendukung seluruh kebutuhan, maka corporate harus mencari cabang lain yang dapat melengkapi dukungan tersebut.

two people discussing

teksomolika, Freepik

Pada hari pelaksanaan, perwakilan corporate juga biasanya hadir karena diperlukan untuk proses loading inbriefing, aktivitas pemasaran, liputan kilas berita, serta loading out. Data pengunjung yang datang ke booth kemudian akan diolah menjadi reporting event dan dimasukkan ke dalam database internal.

Selama event tersebut merupakan event corporate, kami juga akan intens berkoordinasi dengan pihak panitia terkait, termasuk mengurus konsumsi, suvenir atau gimmick, dan kebutuhan lainnya.

Penutup

Pada intinya, corporate bertanggung jawab atas kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan event serta menjadi wadah bagi semua cabang agar memiliki kesempatan yang sama untuk terlibat. Karena itu, cabang diimbau untuk saling bekerja sama demi menyukseskan acara. Tidak hanya dengan tim marketing cabang, kami juga perlu berkolaborasi dengan tim lain seperti financeprocurement, HRD, dan lainnya untuk memastikan kegiatan marketing berjalan dengan baik. Melalui koordinasi yang baik, kami juga bisa terlibat dalam event di luar kegiatan marketing. Contohnya event 17-an corporate atau acara gathering bersama HR Director dari perusahaan lain.

Dibutuhkan ketepatan dan kecepatan dalam koordinasi serta pengambilan keputusan untuk menjalankan seluruh pekerjaan digital marketingevent, dan promo tersebut. Kami tidak cukup hanya berkoordinasi dengan satu atau dua pihak, tetapi perlu upaya lebih agar semuanya berjalan lancar, apalagi dengan timeline yang harus dijaga. Terutama di corporate yang harus melewati banyak lapisan persetujuan untuk mendapatkan acc. 

Meskipun Tim Digital MarketingEvent, dan Promo tidak secara langsung berjualan, kami tetap wajib memahami isi konten dan promo yang kami unggah atau rilis. Tidak jarang marketing cabang membutuhkan jawaban cepat dari corporate karena ada pasien yang menggunakan promo yang kami keluarkan. Selain itu, ada kalanya kami juga diminta menyediakan report secara mendadak sesuai permintaan manajemen.

Kurang lebih seperti itulah yang dikerjakan oleh Tim Digital MarketingEvent, dan Promo rumah sakit. Semoga sharing singkat ini bisa menjawab sedikit rasa penasaran bagi siapa pun yang masih memiliki pertanyaan terkait pekerjaan marketing di rumah sakit, yang ternyata tidak hanya tentang sales.

Salam!

Artikel ini diterbitkan dari akun LinkedIn milik Febrika Widharini.

Share artikel ini

Febrika

Febrika memiliki sertifikasi digital marketing dari Shift Academy serta berbagai spesialisasi dari Belajar Lagi, meliputi social media organic, SEO, spreadsheet, brand building, dan copywriting. Ia dikenal sebagai pribadi yang terbuka, adaptif, cepat belajar, dan dapat diandalkan, baik saat bekerja mandiri maupun dalam tim. Memiliki minat besar di bidang digital marketing dan antusias mencoba pengalaman baru untuk terus berkembang.

Alt

Mungkin Anda Juga Menyukai

startup

Kenapa Venture Capital Berinvestasi ke Startup "Underdog"?

Oleh Amal Agung Cahyadi. Temukan alasan di balik potensi dan daya tarik unik yang membuat mereka layak didukung.

Oct 30, 2024 2 Min Read

Alt

Memelihara Budaya Kerja Bersama Tim

Dalam wawancara ini, kami banyak berbincang tentang bekerja tim. Dimitry sebagai seorang yang sampai sekarang ini sedang bekerja pada sebuah organsiasi yang terhitung telah dijalani selama 14 tahun sampai wawancara ini dilakukan melihat 4 point penting yang perlu dimiliki oleh seorang pemimpin untuk dapat menjalankan kepemimpinan tim.

Apr 28, 2021 33 Min Video

Jadi Seorang Pembaca Leader's Digest