Senjata Diri dalam Meningkatkan Kapasitas Komunikasi

Oleh Erwin Parengkuan|09-09-2021 | 2 Min Read
Source: Alexander Suhorucov dari pexels.com
Kenali dirimu untuk meningkatkan kemampuanmu berkomunikasi!

Terdengar "sangar" macam ingin perang. Mungkin analogi ini tepat juga sebagai judul karena mengambil kesan sebuah situasi pertempuran, ya memang kita saat ini tengah bertempur melawan diri dan keadaan yang terjadi dan terus datang di dalam kehidupan kita.

Sebuah istilah lain yaitu : "Everyone has their own battles" sangat tepat mengambarkan kondisi kita dalam kehidupan di dunia yang serba cepat dan penuh tantangan. Sebuah dunia baru atau yang di sebut The New Norms yang membuat derasnya arus perubahan yang masif membuat kita orang lain semakin tidak sabaran, self-centered, prejudis, dan individualistis.

Jadi apa yang kita hadapi saat ini, kalau dikaitkan dengan kemampuan berkomunikasi, tidak lepas dari kemampuan seseorang mengenal dirinya, mengendalikannya, dapat membaca mood dan kepribadian lawan bicara, belum lagi tantangan dalam diri yang makin berkecamuk, tekanan sosial media, membuat kemampuan membangun relasi saat ini (dari yang saya amati ketika mengajar atau bertemu banyak orang) semakin menjadi-jadi.

Baca juga: 7 Kiat Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Persuasif


Ada dua kata yang perlu diperhatikan dalam mensiasati keadaan ini, yaitu: Self Accaptance. Nah ketika kita sadar akan adanya pengaruh internal maupun eksternal yang mempengaruhi seseorang dalam berkomunikasi, tentu kita dapat membuat banyak strategi untuk mengantisipasinya. Sehingga kalau kita atau lawan bicara tidak dalam situasi yang baik, kita dapat mengetahuinya.

Asahlah pengetahuanmu, asahlah sikapmu, asahlah kemahiranmu dalam membaca situasi dan lawan bicara.

3 hal di atas menjadi acuan kita untuk sukses dalam karir dan kehidupan ini. Menjadi pribadi yang terbuka, selalu menjadi murid" dalam setiap kesempatan akan memberikan keuntungan positif yang berlimpah kepada kita.

Baca juga: Pentingnya Memahami Emosi dan Perasaan Anda


Dalam kelas saya suka menyampaikan istilah pisau kampung vs pisau buatan Swiss. Pisau dengan kualitas terbaik buatan Swiss akan merasa tidak perlu mengasahnya setiap hari karena sudah terbuat dari bahan berkualitas terbaik, sedang pisau kampung yang di beli dengan harga di bawah Rp 10.000,- akan berpikir kalau setiap hari tidak diasah akan karatan dan tidak bisa digunakan.

Sumber artikel dari: Mengasah senjata diri dalam meningkatkan kapasitas komunikasi


Tonton juga '3 Cara untuk Meningkatkan Mindful Leadership'!

Share artikel ini

Komunikasi

Tags: Sifat Positif

Leaderonomics Logo

Wow, Anda telah scroll hingga ke bawah! Anda pasti sangat menyukai kami.

Karena Anda sudah disini, kami ingin meminta Anda untuk mempertimbangkan memberikan donasi untuk pemeliharaan situs kami, yang ternyata cukup tinggi.

Banyak yang tidak memiliki akses ke sumber daya yang dibutuhkan untuk mengembangkan potensi kepemimpinan penuh mereka. Itulah sebabnya konten kami akan selalu gratis, dan kami akan selamanya berterima kasih kepada mereka yang membantu mewujudkan ini.

Earn your one-way ticket to heaven.

© 2022 Leaderonomics Sdn. Bhd. All rights reserved.

Disclaimer: The opinions expressed on this website are those of the writers or the people they quoted and not necessarily those of Leaderonomics.