Cara Baru untuk Memperlambat Penuaan Otak

Anastasiia Chaikovska, Pexels
Suka membaca artikel seperti ini? Subscribe newsletter kami dan dapatkan insight terbaru setiap bulan.
Merawat diri dengan baik adalah hal yang sangat penting. Kesehatan mental dan fisik Anda bergantung padanya.
Kita semua pasti pernah mendengar ungkapan "menghirup udara segar". John Lubbock pernah mengatakan, "Udara segar sama baiknya bagi pikiran maupun tubuh." Sains pun mendukung pernyataan ini. Paparan udara luar ruangan memberikan manfaat pemulihan yang luar biasa bagi kesehatan mental dan fisik.
Ingin mencoba cara baru untuk memperlambat penuaan otak? Luangkan lebih banyak waktu di luar ruangan dan hirup udara segar.
Udara segar adalah sahabat Anda. Udara segar baik bagi tubuh dan pikiran. Bahkan, kebutuhan akan udara segar seolah sudah tertanam dalam DNA kita.
Setiap kali saya merasa ada yang kurang baik dengan diri saya, saya selalu terdorong untuk keluar rumah. Ternyata, hal ini bukanlah suatu kebetulan. Coba perhatikan berbagai manfaat berikut:
- Menghirup udara segar di luar ruangan dapat meningkatkan kesehatan otak secara signifikan dengan menambah asupan oksigen, yang membantu meningkatkan fungsi kognitif, memperbaiki daya ingat dan konsentrasi, serta mempertajam fokus.
- Meningkatkan kadar vitamin D melalui paparan sinar matahari.
- Peningkatan asupan oksigen juga merangsang pelepasan serotonin, yaitu neurotransmiter yang membantu menstabilkan suasana hati.
- Meningkatkan kesehatan paru-paru.
- Mengurangi kecemasan dan meredakan gejala depresi.
- Menurunkan tekanan darah.
- Menghabiskan waktu di luar ruangan secara rutin dikaitkan dengan peningkatan materi abu-abu (gray matter) di korteks prefrontal, yaitu bagian otak yang bertanggung jawab atas kontrol kognitif, perencanaan, dan pengambilan keputusan.
- Meningkatkan kualitas tidur.
- Mengurangi perasaan stres dan marah. Anda akan merasakan bahu menjadi lebih rileks dan dapat bernapas dengan lebih lega.
- Membantu melawan depresi.
- Membantu otak beristirahat sejenak. Alih-alih terus menatap layar yang berkedip, Anda bisa menikmati pemandangan rumput hijau dan pepohonan.
- Membantu meningkatkan kinerja Anda dalam pekerjaan.
- Membantu mengatur perilaku dan mengurangi pikiran negatif yang muncul secara berulang.
- Meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri.
- Mendukung kejernihan pikiran dan kreativitas dengan memberikan kesempatan bagi korteks prefrontal untuk beristirahat. Konsep ini dikenal sebagai attention restoration theory atau teori pemulihan perhatian.
- Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Daftar ini sebenarnya masih bisa terus bertambah, tetapi Anda tentu sudah memahami maksudnya.
Seiring berjalannya waktu, kehidupan modern tampaknya semakin memaksa kita untuk menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan. Sebuah penelitian menemukan bahwa 60% orang menghabiskan waktu kurang dari satu jam sehari di luar ruangan. Bahkan, 20% di antaranya hanya menghabiskan waktu kurang dari 15 menit. Jika Anda seorang perempuan, kemungkinan besar waktu yang Anda habiskan di luar ruangan bahkan lebih sedikit.
Udara segar di luar ruangan hampir seperti obat ajaib. Karena itu, carilah cara untuk memperbanyak waktu Anda di luar ruangan. Mulailah dari hal-hal kecil:
- Berjalan kaki selama lima menit.
- Mencabut beberapa rumput liar di taman.
- Melakukan panggilan telepon di luar ruangan.
- Melangkah keluar dan merasakan hangatnya sinar matahari.
- Membawa novel Anda untuk dibaca di luar ruangan.
Kemudian, jika memungkinkan, cobalah menjadikan aktivitas yang membuat Anda lebih sering berada di luar ruangan sebagai bagian dari rutinitas.
Ingatlah bahwa udara segar memainkan peran penting dalam kehidupan Anda. Udara segar membantu tubuh tetap berenergi sekaligus membuat pikiran lebih rileks. Berlari pada pagi hari atau berjalan santai pada sore hari sambil menikmati manfaat udara segar dan mendengarkan kicauan burung adalah pengalaman sederhana yang terasa begitu luar biasa.
Terima kasih sudah membaca. Anda adalah seorang genius!
Artikel ini pertama kali diterbitkan dalam newsletter Brain Bulletin karya Terry Small.
Kepribadian
Tags: Pertumbuhan, Sifat Positif
References:
Kühn, S., Mascherek, A., Filevich, E., Lisofsky, N., Becker, M., Butler, O., … Gallinat, J. (2022). Spend time outdoors for your brain – an in-depth longitudinal MRI study. The World Journal of Biological Psychiatry, 23(3), 201–207. https://doi.org/10.1080/15622975.2021.1938670
Terry Small adalah pakar otak asal Kanada yang percaya bahwa mempelajari ‘cara belajar’ adalah keterampilan paling penting yang dapat diperoleh seseorang.





