Hargai Penyimpang Demi Kejayaan Bisnis

Oleh Roshan Thiran|07-12-2020 | 6 Min Read

Setiap tahun, tradisi pribadi saya adalah menghabiskan waktu sendirian untuk merenungkan tahun-tahun yang baru saja berlalu. Tahun ini, refleksi saya terfokus pada kematian saat saya menghadiri beberapa upacara pemakaman selama setahun terakhir. Kematian adalah dekrit yang menandai berakhirnya perjalanan hidup seseorang.

Satu kematian yang signifikan adalah kematian Steve Jobs. Kematiannya mengingatkan saya pada kebangkitan terbesar dari sebuah perusahaan yang sedang sekarat. Pada tahun 1997, Apple sepertinya benar-benar telah mencapai akhir hidupnya. Mereka kemudian meluncurkan kampanye iklan 'Think Different', salah satu kampanye periklanan terbesar yang menyebabkan kebangkitan Apple. 'Think Different' didasarkan pada puisi berjudul 'The Crazy Ones' oleh Craig Tanimoto. Puisi itu berbunyi sebagai berikut:

"Ini adalah untuk mereka yang gila.
Yang tidak dapat menyesuaikan diri.
Yang suka memberontak dan membuat onar.
Pasak bundar di lubang persegi.
Mereka yang melihat dengan cara yang berbeda.
Mereka tidak menyukai peraturan.
Dan tidak menghormati status quo.
Anda boleh mengutip mereka, tidak setuju dengan mereka, memuji atau menjelekan mereka
Satu-satunya hal yang tidak dapat anda lakukan adalah mengabaikan mereka,karena mereka mengubah banyak hal.
Mereka mendorong umat manusia untuk maju ke depan.
Sementara sebagian orang memandang mereka sebagai orang gila, kami melihatnya sebagai kejeniusan.
Kerana manusia yang cukup gila untuk berfikir mereka boleh mengubah dunia, adalah mereka yang melakukannya.”

Kampanye ini membela mereka yang menyimpang dari opini publik di tempat kerja. Mereka 'mendorong umat manusia untuk bergerak maju' dengan mengesampingkan aturan, mengabaikan tradisi dan mereka telah menyebabkan gangguan. Sepanjang sejarah, penyimpangan ini telah mengubah dunia.

Galileo menemukan teleskop dan membuktikan bahwa bumi berputar mengelilingi matahari. Dia diadili oleh Tim Investigasi, dan ditemukan "telah menyimpang parah", kemudian disiksa dan menghabiskan hidupnya dalam tahanan.
Joan of Arc berusia 19 tahun ketika dia dibakar di sebuah tiang di Rouen. Dia dinyatakan bersalah telah melanggar norma masyarakat karena telah memimpin salah satu pasukan militer Prancis Ketika mengalhkan pasukan Inggris. Dia mengenakan pakaian pria. Dia meninggal sebagai orang mesum tetapi kemudian diangkat menjadi orang suci.

Sepanjang sejarah, ada daftar panjang orang-orang yang menyimpang dari konvensi tetapi telah mengubah dunia. Buckingham dan Coffman dalam bukunya "First Break all the Rules" menyimpulkan bahwa manajer-manajer hebat dunia tidak memiliki banyak kesamaan kecuali satu sifat: Mereka tidak ragu-ragu untuk melanggar hampir setiap aturan yang dianggap sakral oleh kebijaksanaan konvensional.

Siapakah si penyimpang?

Saya mendefinisikan para penyimpang ini sebagai seseorang yang memiliki pandangan, keyakinan, atau tindakan yang bertentangan dengan kepercayaan dan tradisi populer. Seorang penyimpang atau katakana bidat di perusahaan Anda adalah seseorang yang secara bersamaan memegang loyalitas tinggi kepada organisasi Anda, tetapi memiliki penyingkapan kebenaran baru yang belum dipahami organisasi. Menurut Seth Godin, “bidat adalah seseorang yang beriman tetapi tidak peduli dengan agama”. Dia menjelaskan bahwa, "ada perbedaan antara agama dan keyakinan". Agama adalah seperangkat aturan, ritual, dan tradisi yang mengelilingi suatu keyakinan. Bidat merangkul tujuan bisnis tetapi akan menyerang "ritual" ini jika tidak masuk akal.

Kebijaksanaan konvensional

Di balik banyak praktik bisnis hebat yang sekarang kita sebut "kebijaksanaan konvensional", ada seorang penyimpang yang pada suatu waktu, berjuang untuk mendapatkan ide yang pada saat itu kelihatan aneh, absurd, dan mustahil.
Dalam peran saya sebelumnya, saya menantang beberapa norma organisasi. Saya mengubah cara kerja tim saya dan hasilnya bagus. Pimpinan organisasi menyambut baik hasil tersebut tetapi pejabat senior Sumber Daya Manusia tidak senang melihat 'aturan' mereka dilanggar. Segera, kami diancam dengan kehilangan pekerjaan dan label negatif seperti pemberontakan dan tidak mematuhi perintah. Ini semua secara bertahap melemahkan semangat kami dan memaksa kami untuk mematuhi aturan konvensional. GejaIa ini biasa dialami oleh para penyimpang yang cepat atau lambat harus mematuhi norma-norma organisasi karena jika tidak, akan "dibakar di tiang pancang".

"Tidak ada yang pernah dipecat karena membeli IBM." Kalimat klise ini telah berubah dari makna aslinya sebagai saran para penjual menjadi sebuah peringatan untuk terus dipegang teguh menjadi tradisi untuk memastikan kelangsungan hidup anda. Bagaimana kepemimpinan mengimplementasikan sesuatu biasanya difokuskan pada bagaimana cara orang sebelum mereka melakukannya. Pendekatan tersebut masih bisa berhasil sampai seseorang mengubah aturannya.
Pada tahun 1970-an, industri jam tangan Swiss mengalami penurunan tajam akibat persaingan dari Jepang. Nicholas Hayek, seorang penyimpang, mengambil tindakan dramatis dengan menggabungkan ASUAG dan SSIH untuk membentuk Swatch. Dalam lima tahun, Swatch muncul sebagai pembuat jam terbesar di dunia, menulis ulang kembali aturan dalam industri jam tangan dengan membuat jam tangan berbiaya rendah, berteknologi tinggi, menyenangkan, dan penuh emosi.

Kejayaan jarang dinikmati oleh mereka yang bermain aman tetapi oleh mereka yang mau menantang status quo dan menentang kepercayaan atau institusi ortodoks.

Pada usia 26 tahun, Chip Conley melanggar dua aturan dasar kewirausahaan yaitu pertama berinvestasi di industri yang bahkan dia tidak tahu, dan kedua, mengabaikan mantra "lokasi, lokasi, lokasi" dengan membeli motel lusuh di daerah yang tidak aman. Satu dekade kemudian, Conley mendapat penghargaan karena kecerdikan wirausahanya dalam membangun hotel butik Joie de Vivre, mengalahkan raksasa seperti Marriott, Hilton, dan lainnya dan dia dinobatkan sebagai penerima penghargaan nomor 1 dalam layanan pelanggan di tahun 2010.

Pada tahun 1980-an, Jack Welch sama sekali mengabaikan warisan 100 tahun General Electric saat dia menutup bisnis dalam organisasi, menyederhanakan proses, dan memecat karyawan tertentu. Saat ini, banyak yang memandang tindakan 'menyimpang' sebagai dogma manajemen, sama seperti Galileo dihormati hari ini sebagai ilmuwan hebat.

Anda memerlukan penyimpang 

Namun, sebagian besar organisasi membenci orang yang menyimpang. Mereka dianggap pembuat onar yang tidak mau mematuhi pedoman perusahaan. Sebagian besar perusahaan lebih memilih kepatuhan dan telah merancangnya untuk diterapkan secara ketat sehingga mengorbankan otonomi. Di era modern para penyimpang tidak akan dibakar dengan di tiang tetapi 'dibekukan', diisolasi atau ditekan untuk mengundurkan diri.

Pada tahun 1988, Sony dan Nintendo bekerja sama untuk memproduksi Superdisc. Nintendo menarik diri dari kemitraan tersebut dan proyek tersebut menghilang. Ken Kutaragi, kepala penelitian dan pengembangan proyek, 'dipindahkan' ke Sony Music. Namun, dia 'memberontak' dan bersikeras melanjutkan proyek tersebut. Awalnya Sony menolak pembuatan PlayStation, namun Kutaragi terus melawan sistem tersebut dan akhirnya berhasil meyakinkan Sony. Jika Kutaragi tidak menanggapi, Sony mungkin tidak menikmati keuntungan signifikan yang dihasilkan oleh PlayStation.

Picasso melanggar semua aturan tentang bentuk wajah seseorang sedangkan Gaudi melanggar semua aturan tentang bentuk bangunan. Apakah kamu juga penyimpang seperti Kutaragi, Picasso dan Gaudi?

Jika kita menginginkan kemajuan, isi organisasi kita dengan tenaga kerja yang menyimpang konvensi, terus-menerus bertanya, dan membuat eksperimen tanpa rasa takut. Mereka mungkin menyebalkan dan menyusahkan, tetapi kita membutuhkan pemberontak dan pembuat onar seperti ini karena "mereka akan mengubah situasi. Mereka akan mendorong umat manusia untuk maju."

Pada 11 September 2001, maskapai penerbangan terpaksa tutup, menyebabkan banyak penumpang terlantar. Alih-alih hanya menunggu, seorang pemimpin ‘penyimpang’ di Southwest Flights mengundang penumpang untuk menonton film dan bermain bowling. Sementara maskapai penerbangan lain memecat tenaga kerja mereka setelah peristiwa 9/11, Southwest malahan mempertahankan semua karyawannya.

Suasana selesa untuk mereka yang menyimpang 

Apakah perusahaan Anda bersahabat dengan orang-orang penyimpang? Carmen Medina menghabiskan 32 tahun dengan CIA "sebagai penyimpang". Menurutnya, penyimpang perlu berhubungan dengan penyimpang lainnya. Medina sengaja menjadi penyimpang dengan mendirikan Intellipedia, sebuah wiki untuk mata-mata. Ia berhasil karena mendapat dorongan dari penyimpang lain. Penyimpangan membutuhkan suasana yang nyaman dan dorongan dari penyimpang lainnya.

Medina berargumen: "Perusahaan Anda memang memiliki penyimpangan. Mereka bukan musuh. Mereka sebenarnya ingin membantu. Mereka bukan masalah. Mereka adalah pembuka solusi untuk suatu masalah." Organisasi yang paling ramah dengan penyimpang akan berusaha untuk menggali kualitas terbaik dalam diri mereka. Identifikasi penyimpangan positif dalam organisasi Anda, dan bangun organisasi yang ramah terhadap penyimpangan.

Kembangkan penyimpang anda dari awal

Studi Keluarga Kembar Minnesota menyimpulkan bahwa jika kaum muda dirangsang sejak awal kehidupan mereka dengan tantangan dan situasi di mana mereka dipaksa untuk melanggar aturan dalam jumlah sedang, potensi kepemimpinan mereka dapat dipercepat. Menariknya, kita mengajari anak-anak mewarnai ruang-ruang di dalam garis batas, lalu berharap orang dewasa berpikir di luar box. Inovasi didorong oleh kemauan untuk membuang cara-cara lama dalam bekerja dan berpikir. Tapi hati-hati karena Anda ingin melahirkan individu seperti Gandhi, dan bukan Bernie Madoff.

Akhir kata

Tidak ada yang benar-benar memahami pengabaian status quo dan pentingnya menikmati hidup yang nyaman kecuali mereka yang menghadapi kematian.

Seperti Apple tahun 1997 dan Steve Jobs baru-baru ini. Kata-kata terkenal Jobs adalah, "Kesadaran bahwa saya akan segera mati adalah alat paling penting yang pernah saya ketahui untuk membuat keputusan penting dalam hidup saya. Karena hampir semuanya akan hilang saat kematian terjadi, satu-satunya yang tersisa adalah yang paling penting. "
Hargai penyimpangan Anda. Berpegang teguh dan dengarkan insting mereka. Ingatlah bahwa orang penyimpang melihat kebenaran dari perspektif yang bertentangan dengan kebijaksanaan konvensional, tetapi mereka tetap setia pada kedua entitas: organisasi Anda dan kebenaran itu.

Penyimpang bukanlah orang murtad; mereka tidak ingin meninggalkan "kepercayaan". Sebaliknya, mereka ingin bisnis Anda tumbuh dan mencapai kebenaran yang mereka lihat. Jika CIA dan Sony yang kaku dan tegas dapat menyambut (dan mendapatkan keuntungan dari) para penyimpang, apa yang menghentikan Anda? Manfaatkan 'yang gila' di organisasi Anda.

Share artikel ini

Kepemimpinan

Tags: Jadilah Seorang Pemimpin

Roshan is the Founder and CEO of the Leaderonomics Group. He believes that everyone can be a leader and "make a dent in the universe", in their own special ways. He is constantly featured on TV, radio and numerous publications sharing the Science of Building Leaders and on leadership development. Follow him at www.roshanthiran.com
Leaderonomics Logo

Wow, Anda telah scroll hingga ke bawah! Anda pasti sangat menyukai kami.

Karena Anda sudah disini, kami ingin meminta Anda untuk mempertimbangkan memberikan donasi untuk pemeliharaan situs kami, yang ternyata cukup tinggi.

Banyak yang tidak memiliki akses ke sumber daya yang dibutuhkan untuk mengembangkan potensi kepemimpinan penuh mereka. Itulah sebabnya konten kami akan selalu gratis, dan kami akan selamanya berterima kasih kepada mereka yang membantu mewujudkan ini.

Earn your one-way ticket to heaven.

© 2022 Leaderonomics Sdn. Bhd. All rights reserved.

Disclaimer: The opinions expressed on this website are those of the writers or the people they quoted and not necessarily those of Leaderonomics.