5 Cara Coach Tampil Beda di Tengah Persaingan

Pavel Danilyuk. Pexels
Sering terdengar komentar seperti ini: “Sekarang coach semakin banyak. Siapa saja bisa mengaku coach, jadi sulit untuk benar-benar terlihat.” Pernyataan itu ada benarnya. Persaingan makin ketat. Orang pun sudah semakin paham apa itu coaching dan mengapa mereka membutuhkannya. Pilihan coach juga beragam, dari yang sudah berpengalaman hingga yang baru memulai. Ini perkembangan positif, tetapi sekaligus tantangan: bagaimana caranya agar Anda bisa lebih menonjol?
Mengapa Coaching Semakin Populer?
Ada beberapa alasan yang baik, misalnya:
- Coaching yang efektif menginspirasi. Banyak orang yang merasakan manfaat coaching kemudian terdorong menjadi coach juga.
- Cocok untuk yang senang membantu orang lain. Coaching menjadi pilihan alami bagi mereka yang ingin mendukung perkembangan orang lain.
Namun, popularitas ini juga membawa risiko. Ada pihak yang menawarkan janji cepat sukses atau penghasilan besar dalam waktu singkat. Faktanya, tidak ada cara instan untuk membangun praktik coaching yang stabil. Klien biasanya datang melalui rekomendasi orang yang mereka percaya. Sama seperti profesi lainnya, coaching memerlukan waktu, komitmen, dan usaha membangun reputasi.
Baca Juga: Pelajaran dari Coach untuk Wawancara Kerja yang Lebih Tepat Sasaran
Cara Agar Lebih Terlihat
Berikut beberapa langkah yang masih relevan hingga sekarang:
1. Jangan Terburu-buru Meninggalkan Pekerjaan Utama
Mengandalkan penghasilan dari coaching memang memungkinkan, tetapi tidak dalam waktu tiga atau enam bulan. Jangan mudah percaya pada janji cepat kaya. Jika terlalu terburu-buru, Anda berisiko menerima klien yang belum siap atau yang sebenarnya membutuhkan dukungan lain. Klien seperti ini sering menguras energi dan justru menghambat perkembangan Anda.
2. Aktif Meminta Rekomendasi
Banyak coach yang enggan melakukannya, padahal klien yang puas biasanya bersedia merekomendasikan. Anda bisa menyampaikannya dengan sederhana:
“Sebagian besar klien saya datang dari rekomendasi. Jika Anda merasa terbantu, saya akan sangat menghargai bila Anda mau merekomendasikannya.”
3. Tentukan Keahlian yang Spesifik
Selain mahir coaching, memiliki spesialisasi membuat Anda lebih mudah dikenal. Bisa terkait industri tertentu, perubahan karier, atau bidang yang sedang banyak dibutuhkan.
Baca Juga: Kenapa Karier Kamu Stagnan dan Gaji Nggak Naik-naik?
4. Berikan Nilai Tambah
Lakukan lebih dari yang diharapkan. Ikuti perkembangan klien di luar sesi, kirimkan materi yang relevan, atau berikan akses komunikasi singkat saat mendesak. Batasan tetap perlu dijaga, tetapi hadir di saat penting bisa menjadi pembeda. Jika jadwal Anda sudah terlalu padat hingga tidak memungkinkan memberi lebih, pertimbangkan untuk menaikkan tarif.
5. Tetapkan Tarif yang Tepat
Banyak yang menyarankan, “tarifkan sesuai nilai Anda.” Cara yang lebih realistis adalah tetapkan sedikit lebih tinggi dari angka yang terasa nyaman. Mungkin awalnya terasa ragu, tetapi Anda akan cepat terbiasa.
Penutup
Jika Anda merasa sulit menarik klien, cobalah beberapa cara di atas. Sederhana, relevan, dan jika diterapkan secara konsisten, dapat membantu Anda tampil lebih menonjol di tengah persaingan.
Kepemimpinan
Tags: Kepemimpinan Tanpa Batas, Jadilah Seorang Pemimpin, Pertumbuhan
Madeline Homan Blanchard adalah salah satu pendiri Coaching.com sebelum perusahaan tersebut diakuisisi oleh Ken Blanchard Companies. Saat ini, Homan-Blanchard menjabat sebagai Chief Coaching Architect di Blanchard.