Bangun Karier di Era Viral

Mar 17, 2026 3 Min Read
Woman vlogging about make up
Sumber:

Freepik

Katanya, kerja keras saja sudah cukup untuk membuat kamu sukses. Faktanya, banyak orang justru mendapatkan peluang kerja atau proyek karena satu konten yang viral.

Sekarang, “jalur karier” tidak selalu berjalan secara linear. Jika dulu alurnya adalah sekolah, kemudian bekerja, lalu naik jabatan, kini momen viral bisa menjadi jalan pintas menuju dunia profesional.

Contohnya sederhana. Ada mahasiswa yang membuat video review software di TikTok, pengikutnya naik hingga ribuan, lalu direkrut oleh startup sebagai content strategist. Ada juga barista yang sering membuat video storytelling tentang kopi, kemudian diajak brand untuk menjadi ambassador.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena personal branding di era digital menjadi sinyal value. Harvard Business Review pernah menyebutkan bahwa visibilitas adalah mata uang dalam karier. Ketika kamu terlihat, peluang akan lebih mudah datang.

Baca Juga: Strategi Personal Branding yang Wajib Dilakukan di 2026

Dari sisi psikologi, hal ini juga sejalan. Jonah Berger dari Wharton pernah melakukan riset yang menunjukkan bahwa konten yang memicu emosi kuat, seperti kagum atau marah, lebih mudah dibagikan. Itu sebabnya video yang bersifat “emosional” sering memiliki jangkauan lebih luas dibandingkan konten data yang datar.

Namun, ada jebakan di baliknya. Banyak orang terlalu fokus mengejar viral demi angka views, hingga lupa mengembangkan skil. Viralnya cepat, tetapi tidak berkelanjutan.

Perlu untuk memahami perbedaan antara mengejar viral dan memanfaatkan momen viral.

  • Mengejar viral = fokus pada sensasi.
  • Memanfaatkan momen viral = menggunakan perhatian tersebut untuk menunjukkan kompetensi yang memiliki nilai jangka panjang.

Data juga menunjukkan dampak yang nyata. OECD 2024 menyebutkan bahwa UKM yang masuk ke ranah digital dapat meningkatkan penjualan hingga 47% dan mendapatkan pelanggan baru sebesar 41%. Di Indonesia, laporan e-Conomy SEA menunjukkan bahwa UMKM yang berjualan melalui media sosial memiliki pertumbuhan yang jauh lebih tinggi dibandingkan yang sepenuhnya offline.

Nah, Viral tidak hanya terjadi di TikTok. Di kantor pun, kamu bisa menjadi “viral” dengan terlihat pada momen yang tepat. Misalnya, berbicara dalam meeting dengan solusi sederhana tetapi berdampak, atau mengambil inisiatif untuk menangani masalah yang sering dihindari orang lain.

Cara lain adalah dengan membagikan progres kerja secara konsisten. Bukan untuk pamer, tetapi agar atasan dan tim memahami bahwa kontribusimu nyata. Ini adalah versi “viral di kantor” yang tidak mencolok, tetapi membuat kamu masuk dalam perhatian para pengambil keputusan.

editing video on laptop

frimufilms, Freepik

Lalu, bagaimana cara memanfaatkan momen viral? Langkahnya jelas:

  • Pertama, tentukan value yang ingin ditonjolkan.
  • Kedua, buat konten yang memicu respons namun tetap relevan.
  • Ketiga, siapkan bukti seperti portofolio, data, atau testimoni.
  • Keempat, arahkan perhatian tersebut ke channel yang lebih serius seperti newsletter, DM, atau landing page.

Baca Juga: Fandom Marketing: Kisah Cinta Amanda Brownies dan Toshiba TV

Jangan lupakan konsistensi. Jika hanya viral sekali lalu menghilang, audiens akan mudah lupa. Namun jika dilakukan secara berkelanjutan, kamu akan dikenal bukan hanya karena viral, tetapi karena value yang kamu bawa.

Intinya, karier modern tidak lagi hanya tentang siapa yang paling rajin duduk di kantor, tetapi siapa yang paling terlihat kontribusinya, baik secara online maupun offline.

Jadi, kamu ingin hanya viral sesaat, atau tetap relevan dalam jangka panjang?

Artikel ini diterbitkan dari akun LinkedIn milik Rivaldy Varianto S..


Masterclass Mendatang untuk Senior Leaders:

Malaysia Leadership IMMERSION WEEK 2026

Leaderonomics Malaysia Leadership IMMERSION WEEK 2026 (24 Juni – 1 Juli 2026) hadir di tengah era di mana satu momen viral bisa membuka peluang karier, membantu Anda membangun visibilitas, menunjukkan nilai secara konsisten, dan memimpin dengan relevansi serta dampak yang berkelanjutan di dunia kerja modern.

Daftar Sekarang di events.leaderonomics.com

Alt

Share artikel ini

Alt

Rivaldy adalah Aerodynamics Engineer di Airbus UK yang berfokus pada optimalisasi kinerja pesawat agar efisien dan aman, sekaligus CEO Get Karier, platform yang dibangunnya untuk membantu profesional muda meraih karier global melalui e-book, mentoring, dan lokakarya. Tujuannya mengubah ambisi menjadi peluang nyata danterus mendorong generasi berikutnya untuk meraih kesuksesan di internasional.

Alt

Mungkin Anda Juga Menyukai

Gambar Bayangan Dan Tempat Bangunan

Peran SAP Business One dalam Supply Chain Management Bagi UKM

Artikel Ditulis Oleh : Germaine Ignacio. Peran SAP Business One dalam Supply Chain Management Bagi UKM

Oct 11, 2023 5 Min Read

Alt

Memelihara Budaya Kerja Bersama Tim

Dalam wawancara ini, kami banyak berbincang tentang bekerja tim. Dimitry sebagai seorang yang sampai sekarang ini sedang bekerja pada sebuah organsiasi yang terhitung telah dijalani selama 14 tahun sampai wawancara ini dilakukan melihat 4 point penting yang perlu dimiliki oleh seorang pemimpin untuk dapat menjalankan kepemimpinan tim.

Apr 28, 2021 33 Min Video

Jadi Seorang Pembaca Leader's Digest