Elevator Pitch: Teknik Presentasi Untuk Memikat Audiens

Oleh Fatah Akbar|21-03-2022 | 2 Min Read
Source: Edmond Dante dari Pexels.com
Bagaimana kita bisa memikat audiens dengan teknik Elevator Pitch?

Apa Itu Elevator Pitch? Yuk Cari Tahu!


Elevator Pitch – Pernahkah kamu merasakan terlalu cepat berbicara saat presentasi tugas, pekerjaan, atau proyek apapun? Tak heran jika ritme pembicaraan kamu cukup cepat yang membuat seseorang kurang memahami pesannya.

Dalam menjelaskan pesan yang kamu sampaikan, kunci utamanya adalah bagaimana audiens bisa mengerti pemaparan dari materi kamu. Apalagi ketika organisasi atau komunitas kamu ingin mengadakan event baik itu kecil maupun besar. Tentu kamu memerlukan sponsor untuk memperoleh dana acara.

Selain membuat proposal, kamu harus menjelaskan setiap bagiannya agar sponsor tertarik dan mau memberikan dana acara. Maka dari itu, perlu penerapan teknik presentasi yang dapat memikat hati audiens.

Adakah teknik yang dapat digunakan? Kamu bisa berlatih dengan memakai teknik Elevator Pitch. Tapi sebenarnya apa itu Elevator Pitch?

Teknik Elevator Pitch adalah cara seseorang mempresentasikan diri mengenai latar belakang, pengalaman, dan keahlian kamu atau bisa juga menjelaskan tentang proyek yang akan dikembangkan supaya bisa meyakinkan sponsor maupun investor.


Melalui teknik presentasi ini, sangat direkomendasikan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi kamu di hadapan banyak orang dengan cara yang menarik. Tanpa disadari, saat kamu menguasai jalannya presentasi, kamu mendapat kesan pertama yang baik.

Bagaimana agar kamu bisa melakukan presentasi dengan menggunakan teknik Elevator Pitch ini? Mari simak pembahasan berikut sebagai tips yang dapat mempermudah kamu.

Baca juga: Apa Itu Conversational Intelligence (C-IQ)?

5 Tips Elevator Pitch yang Bisa Diterapkan


Sumber: Fauxels dari Pexels.com

1. Teknik Presentasi Lift atau Elevator Pitch Harus Singkat dan Jelas

Kamu bisa membatasi penjelasan yang disampaikan dengan durasi waktu 30 – 60 detik. Tidak perlu semua kamu paparkan, karena hal itu akan membuang waktu. Sebab, audiens hanya menginginkan inti dari informasi yang kamu berikan. Jika terlalu banyak, audiens cenderung merasa bosan.

2. Jangan Monoton, Kamu Harus Bisa Mempersuasi Audiens

Walaupun dijelaskan secara singkat, hindari pola komunikasi yang monoton. Kamu sedang berbicara di hadapan audiens, ada suatu kepercayaan yang ingin kamu dapatkan dari mereka. Persuasif audiens dengan gaya komunikasi yang menarik, kalau sedang presentasi tugas atau proyek, untuk dosen/guru, sponsor, atau investor menyukai presentasi kamu.

3. Hindari Terlalu Bertele-tele dalam Menjelaskan

Ketika kamu terlalu asik memaparkan suatu materi, tetap fokus pada poin-poin yang sudah kamu siapkan. Terkadang bisa saja kamu keluar topik yang menyebabkan kamu sampai bertele-tele selama presentasi. Alhasil kamu membuang banyak waktu, sehingga audiens sulit menemukan inti pembahasannya.

4. Beri Kesempatan Orang Lain untuk Memberikan Respon

Selama presentasi tentu akan terjadi komunikasi dua arah dimana ketika komunikator selesai menyampaikan pesannya, maka komunikan bisa memberikan respon. Namun tidak menutup kemungkinan jika di tengah presentasi audiens langsung memberikan respon seperti bertanya, saran, kritik, dan sebagainya. Kamu dapat mempersilahkan audiens untuk merespon guna mengetahui feedback dari presentasi yang dilakukan.

5. Latihan, Percaya Diri, dan Kuasai Materi

Tidak ada yang mudah dalam mencoba hal baru, bagi kamu yang mau mencoba teknik presentasi ini, perlu latihan terus-menerus supaya lancar. Mainkan ekspresi wajah kamu agar seolah terlihat percaya diri, jangan monoton. Kuasai materi dengan memahami setiap poin yang akan dijelaskan.

Begitulah pengenalan Elevator Pitch beserta 5 tipsnya, presentasi bukan sekadar berbicara di depan banyak orang saja. Lebih dari itu, dalam pengembangan dari teknik presentasi ini sangat berguna untuk memikat sponsor, investor, dan membuat kesan pertama yang baik, pada bidang akademik atau di dunia kerja.

Bagaimana? Apakah kamu tertarik dengan teknik Elevator Pitch? Jangan lupa untuk tetap berlatih agar kamu semakin mahir dalam presentasi. Jangan lupa share artikel ini kepada teman-teman kamu ya. Semoga bermanfaat.

Sumber artikel dari: Elevator Pitch: Teknik Presentasi Untuk Memikat Audiens

Tonton juga:

Share artikel ini

Komunikasi

Tags: Konsultasi

References:

Doyle, Alison. 2021. How to create an elevator pitch with example. Thebalancecareer.com

Pemimpin.id Website Content Writer Volunteer
Leaderonomics Logo

Wow, Anda telah scroll hingga ke bawah! Anda pasti sangat menyukai kami.

Karena Anda sudah disini, kami ingin meminta Anda untuk mempertimbangkan memberikan donasi untuk pemeliharaan situs kami, yang ternyata cukup tinggi.

Banyak yang tidak memiliki akses ke sumber daya yang dibutuhkan untuk mengembangkan potensi kepemimpinan penuh mereka. Itulah sebabnya konten kami akan selalu gratis, dan kami akan selamanya berterima kasih kepada mereka yang membantu mewujudkan ini.

Earn your one-way ticket to heaven.

© 2023 Leaderonomics Sdn. Bhd. All rights reserved.

Disclaimer: The opinions expressed on this website are those of the writers or the people they quoted and not necessarily those of Leaderonomics.