Keberanian Bukanlah Perasaan

Muzammil Soorma, Unsplash
Rasa takut tidak pernah berkata, "Jadilah pengecut."
Sebaliknya, ia berkata, "Berhati-hatilah."
Anda membutuhkan lebih banyak informasi. Waktunya belum tepat. Orang lain mungkin tidak akan setuju.
Strategi Rasa Takut
Rasa takut mendorong kita untuk melindungi diri sendiri.
Ia tidak bertanya:
- Apa yang perlu dilakukan?
- Apa yang terbaik bagi tim?
- Apa yang dibutuhkan oleh misi?
Sebaliknya, rasa takut justru bertanya:
- Bagaimana jika saya terlihat bodoh?
- Bagaimana jika mereka tidak menyukai saya?
- Bagaimana jika saya gagal?
Rasa takut berpusat pada diri sendiri. Sebaliknya, keberanian berfokus pada kepentingan orang lain.
Baca Juga: Bangun Keberanian untuk Bertindak
Lima Tindakan Berani
Ryan Holiday berpendapat bahwa keberanian adalah kemampuan untuk tetap bertindak ketika rasa takut mengajak kita mundur.
1. Kenali Rasa Takut Anda
Rasa takut yang samar akan terus membesar. Sebaliknya, rasa takut yang dikenali secara jelas akan terasa lebih mudah dihadapi.
Tanyakan pada diri sendiri, "Apa sebenarnya yang saya takutkan akan terjadi?"
2. Hitung Ancamannya
Imajinasi sering kali membuat ancaman terlihat jauh lebih besar daripada kenyataannya. Kritik dan hambatan kerap terasa lebih banyak sebelum kita benar-benar melihat faktanya.
3. Fokus pada Langkah di Depan
Anda tidak membutuhkan keberanian untuk menghadapi tahun depan.
Anda hanya membutuhkan keberanian untuk menghadapi percakapan berikutnya, keputusan berikutnya, atau langkah berikutnya.
4. Bertindak Sebelum Percaya Diri Muncul
Rasa percaya diri bukanlah syarat untuk bertindak.
Justru, rasa percaya diri tumbuh setelah kita mengambil tindakan.
Beranikan diri untuk:
- Menyampaikan pendapat.
- Menghubungi seseorang.
- Menetapkan batasan.
- Mengajukan pertanyaan.
5. Layani Tujuan yang Lebih Besar dari Diri Sendiri
Keinginan untuk terus melindungi diri sendiri akan mempersempit keberanian.
Sebaliknya, tujuan yang lebih besar akan memperluas keberanian kita.
Alih-alih bertanya, "Bagaimana agar saya tetap aman?", cobalah bertanya, "Apa yang dibutuhkan oleh misi ini dari saya saat ini?"
Keberanian bukanlah tentang merasa berani.
Seperti yang dikatakan Ryan Holiday:
"Keberanian adalah menjawab panggilan, meskipun rasa takut masih berada di ujung telepon."
Renungkan
Percakapan, keputusan, atau tindakan apa yang terus Anda tunda karena rasa takut tampak seperti sebuah kebijaksanaan?
Dari mana keberanian Anda berasal?
Artikel ini pertama kali diterbitkan di Leadership Freak.
Kepribadian
Tags: Pertumbuhan, Sifat Positif
Dan Rockwell adalah seorang pelatih dan pembicara dan sangat tertarik pada kepemimpinan. Dia adalah penulis blog kepemimpinan terkenal di dunia, Leadership Freak.





