Hilangkan Stres yang Anda Ciptakan Sendiri

Gift Habeshaw, Unsplash
Banyak buku tentang stres sebenarnya hanya seperti perban. Buku buku tersebut berfokus pada pelarian. Mereka menyarankan Anda untuk menarik napas dalam dalam, menutup mata, dan memperhatikan napas Anda.
Relaksasi bisa menjadi menyesatkan ketika stres itu sebenarnya Anda ciptakan sendiri.
Hilangkan Stres yang Anda Ciptakan Sendiri
Tiga distorsi pemikiran melahirkan stres yang kita ciptakan sendiri.
1. Distorsi Waktu – Semua Terasa Mendesak
Keyakinan bahwa semua hal bersifat mendesak menciptakan stres yang Anda buat sendiri.
Stres membuat seseorang lupa pada prioritas. Stres memperlakukan tugas minggu depan seolah memiliki beban yang sama dengan tugas hari ini. Seseorang yang tidak mampu menentukan prioritas membawa beban satu minggu penuh dalam satu momen.
Rasa mendesak yang terus menerus memicu ketakutan. Ketakutan memiliki pandangan yang sempit. Ketakutan membuat seseorang kehilangan kemampuan untuk melihat dirinya di masa depan.
Ketika semuanya terasa mendesak, Anda akan tenggelam di kolam yang dangkal.
2. Distorsi Batas – Semua Menjadi Tanggung Jawab Anda
Cobalah mengendalikan seluruh hidup jika Anda ingin menghancurkan diri sendiri. Ambil tanggung jawab atas emosi orang lain jika Anda ingin merusak hidup Anda.
- Meremehkan kemampuan orang lain.
- Melebih lebihkan kemampuan diri untuk menyelesaikan semuanya.
- Mengatakan ya pada semua hal.
- Mengawasi secara berlebihan orang orang yang sebenarnya kompeten.
Seorang pemimpin tanpa batas yang jelas akan memikul beban yang ia berikan sendiri pada dirinya.
3. Distorsi Identitas: Semua Menentukan Nilai Diri Anda
Tenggat waktu yang terlewat tidak menentukan nilai diri Anda. Setiap percakapan satu lawan satu tidak harus selalu mengubah seseorang. Memimpin rapat yang buruk tidak membuat Anda menjadi pemimpin yang buruk.
Ketika segala sesuatu dijadikan bukti nilai diri, semuanya akan terasa mendesak. Anda merasa harus melakukan semuanya. Anda tidak bisa mempercayai orang lain. Anda tidak bisa mengatakan tidak.
Baca Juga: Kecerdasan Emosional Saat Menghadapi Krisis
Protokol Melepaskan Beban
Berhenti hanya menarik napas dalam dalam dan mulai berpikir dengan lebih jernih. Ketika stres meningkat, tanyakan pada diri sendiri.
- Waktu: Apakah saya menarik masa depan ke hari ini.
- Batas: Apakah saya memikul beban yang seharusnya milik orang lain.
- Identitas: Apakah saya menggunakan tugas ini untuk membuktikan bahwa saya cukup baik.
“Cara berpikir bahwa semuanya penting justru meracuni segalanya.”
Melarikan diri dari tekanan tidak menghilangkan akar masalah. Hadapi pola pikir yang keliru yang menciptakan beban yang tidak perlu.
Jangan sekadar mengelola stres yang Anda ciptakan sendiri. Hilangkan stres tersebut.
Stres apa yang Anda sadari sering diciptakan sendiri dalam kepemimpinan?
Artikel ini pertama kali diterbitkan di Leadership Freak.
Masterclass Mendatang untuk Senior Leaders:
Malaysia Leadership IMMERSION WEEK 2026
Sering kali stres terbesar bukan datang dari situasi luar, tetapi dari cara kita memandang pekerjaan—misalnya ketika kita merasa semua hal mendesak, mengambil terlalu banyak tanggung jawab, atau mengaitkan setiap tugas dengan harga diri kita. Leaderonomics Malaysia Leadership IMMERSION WEEK 2026 (24 Juni – 1 Juli 2026) membantu Anda membangun pola pikir kepemimpinan yang lebih jernih, menetapkan batasan yang sehat, dan memimpin tanpa terbebani stres yang sebenarnya kita ciptakan sendiri.
Daftar Sekarang di events.leaderonomics.com

Kepribadian
Dan Rockwell adalah seorang pelatih dan pembicara dan sangat tertarik pada kepemimpinan. Dia adalah penulis blog kepemimpinan terkenal di dunia, Leadership Freak.





