Terlalu Sering Berpikir Berlebihan? Coba 5 Cara Ini

Feb 13, 2026 3 Min Read
overthinking
Sumber:

Tim Gouw, Pexels

Apakah Anda sering merasa terjebak dalam pikiran sendiri?

Berpikir berlebihan terjadi ketika kita memikirkan atau mengkhawatirkan sesuatu secara berulang dan berlebihan, sampai sulit berhenti. Kadang hanya dimulai dari satu pikiran kecil, lalu terus berputar di kepala. Ibarat membuka banyak tab di internet sekaligus, akhirnya hal yang sebenarnya ingin dilakukan justru tidak terselesaikan.

Menurut video yang dibagikan di Facebook oleh Doktor Rozanizam Zakaria, pakar psikiatri dari Universiti Islam Antarabangsa Malaysia (UIAM), berpikir berlebihan bukanlah penyakit. Ini adalah kondisi ketika pikiran terasa penuh dan tidak tenang, dan bisa dialami oleh siapa saja. Penyebabnya bisa karena tekanan, kepribadian yang cenderung mudah cemas, atau juga berkaitan dengan kondisi kesehatan mental seperti depresi dan gangguan kecemasan.

Berikut beberapa cara sederhana dan praktis untuk membantu mengelola kebiasaan berpikir berlebihan.

5 Cara Mengelola Pikiran Berlebihan

overwhelmed

Freepik

1. Terapkan Metode 3C

  • Check (Periksa)
    Periksa kembali apa yang sedang Anda pikirkan.
  • Challenge (Tantang)
    Jangan langsung percaya pada semua pikiran yang muncul. Tanyakan pada diri sendiri, apakah ini benar? Apakah ini penting? Apakah pikiran ini membantu atau justru merugikan?
  • Create (Ciptakan)
    Cari atau bangun cara berpikir lain yang lebih sehat dan lebih menenangkan.

2. Belajar untuk Fokus

Fokuskan diri pada dua hal:

  • Fokus pada hal yang nyata dan bisa dilakukan
    Sering kali kita terjebak dalam pikiran yang belum tentu terjadi, seperti memikirkan berbagai kemungkinan yang belum tentu benar. Pilih satu hal yang bisa dilakukan sekarang dan arahkan energi ke sana.
  • Fokus pada hal yang bisa dikendalikan
    Banyak orang terlalu memikirkan masa depan, padahal tidak semua bisa kita atur. Belajar menerima bahwa ada hal-hal di luar kendali akan membuat pikiran terasa lebih ringan.

Baca Juga: Ubah Hidup Anda: Fokus pada Kebiasaan, Bukan Sekadar Semangat

3. Menulis Apa yang Dipikirkan

Menulis bisa membantu mengeluarkan isi kepala. Saat kekhawatiran dituliskan, kita bisa melihatnya dengan lebih jelas. Sering kali kita sadar bahwa tidak semua yang dipikirkan sebesar yang dibayangkan. Bahkan, sebagian hanya rasa khawatir yang sebenarnya tidak perlu.

4. Latih Diri untuk Lebih Tenang

Coba lakukan latihan yang membantu menenangkan diri, seperti menarik napas dalam-dalam, merilekskan otot secara bertahap, atau melatih kesadaran diri. Cara-cara ini membantu kita kembali fokus pada saat ini dan tidak tenggelam dalam pikiran yang berulang.

5. Isi Waktu dengan Aktivitas yang Bermanfaat

Pikiran berlebihan sering muncul saat kita terlalu banyak waktu kosong dan hanya diam tanpa aktivitas. Kondisi ini membuat pikiran mudah dipenuhi hal-hal negatif. Karena itu, cobalah menyibukkan diri dengan kegiatan yang bermanfaat agar pikiran lebih terarah dan tidak terus berputar.

Share artikel ini

Kepribadian

Tags: Konsultasi, Pertumbuhan

Alt

Berlatarkan pendidikan di bidang Bahasa dan Linguistik Melayu, Amirah Nadiah gemar membaca dan mengikuti perkembangan terkini, sehingga membuatnya tetap peka terhadap berbagai isu. Sebagai Content Editor, ia aktif dalam pekerjaan terjemahan serta pembuatan konten yang menarik dan meyakinkan.

Alt

Mungkin Anda Juga Menyukai

Analog Clock in Macro Photography

Mengapa Satu Menit Itu Penting

Oleh Sonia McDonald. Satu menit tindakan sadar dapat mengubah ketakutan menjadi keberanian.

Jan 04, 2026 4 Min Read

Wawancara Kepemimpinan: Kepemimpinan Yang Melayani

Kepemimpinan Yang Melayani

Theo Litaay, SH, LLM, Ph.D, membahas penerapan kepemimpinan yang melayani dalam organisasi untuk meningkatkan kinerja tim dan kesejahteraan.

Feb 19, 2025 56:41 Min Video

Jadi Seorang Pembaca Leader's Digest