Apa itu Berpikir Kritis dan Fungsinya di Tempat Kerja

Oleh PMC Training|13-10-2021 | 2 Min Read
Source: Andrea Piacquadio dari Pexels.com
Bagaimana cara Berpikir Kritis di Tempat Kerja

Tahap pertama untuk berpikir kritis adalah dengan mendekati setiap situasi dengan pikiran terbuka. Anda harus menerima semua informasi yang tersedia, tidak hanya yang memenuhi praduga atau bias pribadi Anda. Hal ini lebih mudah dikatakan daripada dilakukan, tentu saja - pelajaran yang dipelajari dan kepercayaan biasanya dilakukan karena suatu alasan. Tetapi ketika berbicara tentang berpikir kritis, penting untuk menganalisa setiap situasi.

Setelah Anda menganalisa sebuah situasi dengan pikiran terbuka, Anda perlu untuk mempertimbangkan bagaimana cara untuk mengkomunikasikan dengan baik. Sangat baik untuk mendekati situasi dengan tujuan yang logis, tetapi tidak ada gunanya bagi Anda untuk terdengar seperti “Tuan Spock” saat Anda menyampaikan kesimpulan. Jadilah bijaksana, sabar dan rendah hati ketika Anda menjelaskan bagaimana dan mengapa Anda mengambil keputusan itu. Gunakan data jika tersedia untuk mendukung penemuan Anda, tetapi pahami bahwa tidak setiap orang dapat membuang emosi Anda dalam situasi tertentu.

Yang terakhir, dan mungkin yang kurang jelas dari penerapan berpikir kritis adalah kreativitas. Seringkali, menjadi kreatif berarti mendorong batas dan membentuk kembali konvensi. Ini berarti mengambil resiko - salah satu biasanya bernilai. Pendekatan dengan berpikir kritis ketika menjadi kreatif dapat membantu Anda mengurangi resiko, dan lebih baik menentukan nilai apa yang dapat diberikan oleh kreativitas Anda. Hal ini dapat membantu Anda dan kelompok Anda untuk mencoba hal baru dan menemukan kembali proses saat ini dengan harapan tidak terlalu mudah untuk bergoyang.

Mungkin Anda juga tertarik: Apa yang Dimaksud dengan Kepemimpinan Kewirausahaan?

Pelajari Lebih Lanjut Tentang Berpikir Kritis

Berpikir kritis adalah kemampuan yang berharga bagi segala aspek dalam kehidupan Anda. Hal itu bermanfaat untuk menyelesaikan masalah, kreativitas, dan kerja sama. Dan berpikir kritis bekerja dengan baik di tempat kerja, dimana dapat membedakan Anda sebagai karyawan dan pemimpin yang berharga.

Mengambil waktu lebih untuk meneliti sesuatu dengan objektif, membuat keputusan berdasarkan logika, dan mengkomunikasikannya denga bijaksana dapat membantu Anda, orang yang bekerja dengan Anda, dan tujuan pekerjaan Anda menjadi berhasil

Baca juga dalam versi English!

Ada saatnya saat bekerja, Anda perlu “melakukan”. Tenggat waktu yang ketat, garis besar proyek yang menuntut, atau atasan yang berpikir bahwa maksuk akal untuk menyelesaikan tugas tanpa terlalu banyak mengotak atik mental. Tetapi pekerjaan seperti ini tidak berkelanjutan dan lebih buruk - hal ini tidak akan meningkatkan kemampuan Anda untuk berpikir kritis.

Ada nilainya untuk berpikir kritis dalam segala aspek kehidupan Anda. Dari membuat keputusan dalam kehidupan pribadi Anda, untuk menginterogasi media yang Anda gunakan, untuk menilai pekerjaan Anda dengan mata yang kritis, menerapkan pemikiran kritis adalah keterampilan penting yang seharusnya dilatih oleh semua orang.

Di tempat kerja Anda, berpikir kritis dapat membedakan Anda sebagai seorang pemimpin, dan sebuah pikiran yang bernilai untuk mengeluarkan ide. Hal itu dapat membantu untuk meningkatkan kualitas pekerjaan Anda, dan meningkatkan persepsi atasan Anda terhadap Anda.

Berikut adalah apa yang perlu Anda ketahui tentang berpikir kritis di tempat kerja:

Sumber: Brett Sayles dari Pexels.com

Apa Itu “Berpikir Kritis”?

Singkatnya, berpikir kritis adalah kemampuan untuk berpikir secara rasional, melepaskan diri Anda dari bias pribadi, respon emosional, dan pendapat yang subjektif. Itu melibatkan penggunaan data yang dimiliki untuk membuat pilihan yang rasional tanpa menjadi mangsa dari godaan untuk melakukan sesuatu karena hal itu sudah biasa untuk dilakukan.
Berpikir kritis memerlukan waktu. Mungkin akan lebih cepat untuk mengikuti instruksi pada nilai nominal, atau mengandalkan tradisi dari kelompok Anda. Tetapi tanpa menganalisa alasan dibalik keputusan dan tugas yang dilakukan, sangat mudah untuk menjadi kebiasaan yang buruk. Ini mungkin merupakan rapat yang menghabiskan waktu, penggunaan usaha yang tidak efisien, atau interaksi yang buruk antar rekan kelompok. Meluangkan waktu untuk bertanya “kenapa” Anda melakukan sesuatu adalah tahap pertama untuk berpikir kritis.

Beberapa kali data itu digunakan untuk membuat keputusan rasional berdasarkan fakta yang mutlak. Jika Anda dapat menunjukkan bahwa praktik baru yang terbaik dapat meningkatkan proses saat ini dengan data, Anda sudah menggunakan dasar - dasar dari berpikir kritis. Angka yang sebenarnya tidak selalu tersedia ketika Anda membuat keputusan. Berpikir kritis yang benar akan melihat dengan baik situasi dan membuat keputusan berdasarkan apa yang diketahui, bukan apa yang dirasakan.

Baca juga! Keahlian Paling Dicari di Era Disrupsi

Mengapa Berpikir Kritis itu Penting di Tempat Kerja?

Jawaban singkat untuk pertanyaan diatas adalah: pemikir kritis biasanya membuat keputusan yang terbaik. Dan di tempat kerja, dimana pilihan tentang bagaimana cara menyelesaikan tugas, mengkomunikasikan informasi, berhubungan dengan rekan kerja, dan mengembangkan strategi itu sudah umum, pemikir kritis dinilai sangat berharga.

Seorang manajer perekrutan yang cerdas akan menjadikan ini bagian dari proses perekrutan. Cukup mudah untuk menilai bagaimana seseorang cenderung menyelesaikan masalah - tanyakan mereka bagaimana mereka akan mengatasi situasi tertentu, dan berikan mereka kesempatan untuk menggunakan kemampuan berpikir kritis mereka, dibanding tunduk pada reaksi emosional atau reaksi yang ditentukan. Mempekerjakan orang yang bisa berpikir dan bertindak secara wajar akan membayar dividen yang sangat besar di kemudian hari.

Gunakan kemampuan berpikir kritis Anda di tempat kerja akan mendefinisikan Anda sebagai pemecah masalah. Hal ini tidak hanya berguna bagi karir Anda (meskipun mempunyai orang - orang tingkat atas di perusahaan Anda sangat menghargai Anda tentu saja merupakan sebuah keuntungan) Hal itu juga menetapkan Anda sebagai seorang pemimpin diantara rekan kelompok Anda. Menunjukkan kemampuan Anda untuk memecahkan masalah dan mencapai tujuan secara efektif akan membantu dalam meningkatkan kepercayaan diri dalam diri Anda dengan semua rekan kerja Anda.

Sumber: Yan Krukov dari Pexels.com

Bagaimana cara Berpikir Kritis di Tempat Kerja

Tahap pertama untuk berpikir kritis adalah dengan mendekati setiap situasi dengan pikiran terbuka. Anda harus menerima semua informasi yang tersedia, tidak hanya yang memenuhi praduga atau bias pribadi Anda. Hal ini lebih mudah dikatakan daripada dilakukan, tentu saja - pelajaran yang dipelajari dan kepercayaan biasanya dilakukan karena suatu alasan. Tetapi ketika berbicara tentang berpikir kritis, penting untuk menganalisa setiap situasi.

Setelah Anda menganalisa sebuah situasi dengan pikiran terbuka, Anda perlu untuk mempertimbangkan bagaimana cara untuk mengkomunikasikan dengan baik. Sangat baik untuk mendekati situasi dengan tujuan yang logis, tetapi tidak ada gunanya bagi Anda untuk terdengar seperti “Tuan Spock” saat Anda menyampaikan kesimpulan. Jadilah bijaksana, sabar dan rendah hati ketika Anda menjelaskan bagaimana dan mengapa Anda mengambil keputusan itu. Gunakan data jika tersedia untuk mendukung penemuan Anda, tetapi pahami bahwa tidak setiap orang dapat membuang emosi Anda dalam situasi tertentu.

Yang terakhir, dan mungkin yang kurang jelas dari penerapan berpikir kritis adalah kreativitas. Seringkali, menjadi kreatif berarti mendorong batas dan membentuk kembali konvensi. Ini berarti mengambil resiko - salah satu biasanya bernilai. Pendekatan dengan berpikir kritis ketika menjadi kreatif dapat membantu Anda mengurangi resiko, dan lebih baik menentukan nilai apa yang dapat diberikan oleh kreativitas Anda. Hal ini dapat membantu Anda dan kelompok Anda untuk mencoba hal baru dan menemukan kembali proses saat ini dengan harapan tidak terlalu mudah untuk bergoyang.

Mungkin Anda juga tertarik: Apa yang Dimaksud dengan Kepemimpinan Kewirausahaan?

Pelajari Lebih Lanjut Tentang Berpikir Kritis

Berpikir kritis adalah kemampuan yang berharga bagi segala aspek dalam kehidupan Anda. Hal itu bermanfaat untuk menyelesaikan masalah, kreativitas, dan kerja sama. Dan berpikir kritis bekerja dengan baik di tempat kerja, dimana dapat membedakan Anda sebagai karyawan dan pemimpin yang berharga.

Mengambil waktu lebih untuk meneliti sesuatu dengan objektif, membuat keputusan berdasarkan logika, dan mengkomunikasikannya denga bijaksana dapat membantu Anda, orang yang bekerja dengan Anda, dan tujuan pekerjaan Anda menjadi berhasil

Baca juga dalam versi English!

Leaderonomics Logo

Wow, Anda telah scroll hingga ke bawah! Anda pasti sangat menyukai kami.

Karena Anda sudah disini, kami ingin meminta Anda untuk mempertimbangkan memberikan donasi untuk pemeliharaan situs kami, yang ternyata cukup tinggi.

Banyak yang tidak memiliki akses ke sumber daya yang dibutuhkan untuk mengembangkan potensi kepemimpinan penuh mereka. Itulah sebabnya konten kami akan selalu gratis, dan kami akan selamanya berterima kasih kepada mereka yang membantu mewujudkan ini.

Earn your one-way ticket to heaven.

© 2022 Leaderonomics Sdn. Bhd. All rights reserved.

Disclaimer: The opinions expressed on this website are those of the writers or the people they quoted and not necessarily those of Leaderonomics.