7 Mitos Tentang Emosi Yang Menghambat Mental Kuat Anda

Aug 30, 2021 2 Min Read
emosi
Sumber:Roman Odintsov dari pexels.com
Sebelum Anda memahami bagaimana perasaan Anda mempengaruhi pikiran dan perilaku Anda, Anda perlu mengetahui emosi yang sebenarnya.

Meskipun emosi dapat mempengaruhi bagaimana pandangan Anda terhadap sebuah peristiwa dan bagaimana Anda akan membuat keputusan, kebanyakan orang akan menghabiskan sangat sedikit dari waktu mereka untuk membicarakan tentang perasaan mereka.

Untuk menghindari kecanggungan mengatakan,”Saya merasa sedih”, banyak orang yang lebih sering mengatakan seperti ini, “Saya mempunyai benjolan di tenggorokan saya”, atau “Saya mempunyai kupu-kupu di perut saya,” untuk mendeskripsikan keadaan emosional mereka.

Sayangnya, banyak anak-anak yang tidak mendapatkan pendidikan tentang perasaan juga. Mereka diharapkan untuk bisa mempelajari cara untuk mengatasi emosional mereka melalui observasi. Tetapi kenyataannya, banyak orang dewasa yang memberikan contoh yang tidak benar. 

Kesediaan kita untuk membicarakan dan membagikan perasaan kita sangat bergantung pada kebudayaan kita. Umur, agama, etnis, dan bahkan bahasa kita dapat mempengaruhi bagaimana kita menafsirkan emosional kita. 

Faktanya, ilmuwan dari seluruh dunia tidak dapat menentukan berapa banyak jenis emosional / perasaan yang ada. “Popular Science” belakangan ini membagikan 21 jenis emosional dari seluruh dunia yang tidak ada dalam ekuivalen Bahasa Inggris.

Tidak heran ada begitu banyak kebingungan tentang emosional dan bagaimana kita seharusnya menunjukkan perasaan kita atau tidak. Sebagai seorang psikoterapi, Saya sudah melihat banyak masalah tentang hubungan, kesehatan mental, kesehatan fisik, dan profesional yang berasal dari kebingungan tentang emosional.

Baca juga : 7 Cara Mengembangkan Potensi Diri

Alt

Sumber : Pixabay dari pexels.com

Berikut adalah beberapa mitos terbesar tentang emosional yang dibantah:

1. "Saya tidak bisa mengendalikan emosi saya"

Ketika berbicara tentang emosi, Anda tidak perlu menjadi korban pasif. Tetapi banyak orang yang berpikir mereka terjebak dalam keadaan emosional mereka saat ini tanpa kendali atas apapun. 

Jika Anda bangun pada bagian yang salah dari tempat tidur, Anda dapat melangkah untuk merasa lebih baik. Jika Anda merasa marah, Anda dapat menenangkan pikiran dan tubuh Anda. Jika Anda ingin mengubah bagaimana perasaan Anda, Ubah cara berfikir Anda dan ubah cara Anda berperilaku.

2. "Saya harus merasa berbeda"

Meskipun Anda mempunyai sedikit kendali atas emosional Anda, perasaan Anda tidak salah. Tetapi orang-orang biasanya akan berkata sesuatu seperti,”Saya tahu Saya tidak seharusnya marah terhadap sesuatu yang sangat kecil,” atau,”Saya seharusnya lebih senang daripada saat ini.” 

Daripada menghabiskan energi menyalahkan diri Anda tentang bagaimana perasaan Anda, terima saja bahwa Anda merasakan emosional itu saat ini dan sadari bahwa Anda punya pilihan dalam bagaimana reaksi Anda terhadap emosional itu.

3. "Pelampiasan membantu saya merasa lebih baik"

Pelampiasan tentang hari buruk Anda atau tentang bos Anda yang jahat tidak akan membuat Anda merasa lebih baik. Faktanya, riset menunjukkan malah terjadi kebalikannya.

Berbicara tentang segala hal yang berhubungan dengan keadaan emosional Anda akan membuat keadaan semakin buruk. Jadi jangan panggil teman Anda untuk mengeluh dan berhenti untuk menyuruh anak-anak untuk mengeluarkan perasaan mereka dengan memukul bantal. Terima dan akui emosional Anda, label perasaan Anda, dan “move on” jika ingin merasa lebih baik.

Baca juga : Layak Bersenang-senang Di Tempat Kerja

Alt

Sumber : Anna Shvets dari pexels.com

4. "Mengendalikan emosi saya berarti berperilaku seperti robot"

Mengatur emosi Anda tidak sama dengan menekan mereka. Anda mampu untuk mengalami berbagai macam emosi tetapi Anda tidak harus dikendalikan oleh mereka.

Pengaturan emosional adalah keterampilan yang dapat membantu Anda membangun kekuatan mental Anda. Semakin banyak Anda belajar tentang bagaimana untuk menghadapi perasaan Anda dengan cara yang sehat, semakin mudah Anda sembuh dari rasa sakit dari emosional. Ubah perasaan Anda menjadi kegiatan yang produktif dan buat pilihan yang terbaik untuk diri Anda.

5. Orang lain mempunyai kekuatan untuk membuat saya merasakan emosi tertentu.

Bos Anda tidak dapat membuat Anda marah dan ibu mertua Anda tidak dapat membuat Anda merasa tidak aman. Tidak ada seorang pun yang dapat membuat Anda merasakan apapun.

Orang lain dapat mempengaruhi perasaan Anda. Tetapi mereka tidak dapat mengendalikannya. Ini semua terserah pada Anda untuk mengatur pikiran, perasaan dan tingkah laku Anda.

6.Saya tidak dapat menangani emosi yang tidak nyaman.

Meragukan kemampuan Anda untuk mengatasi emosi yang tidak nyaman seperti kecemasan atau kesedihan dapat menyebabkan penghindaran. Semakin banyak Anda menghindari ketidaknyamanan, semakin kecil rasa percaya diri Anda dalam kemampuan Anda untuk mengatasi kesulitan.

Meskipun beberapa emosi itu tidak nyaman, mereka dapat ditoleransi. Membiarkan Anda untuk mengalami emosi tersebut dapat menjadi bagian dalam penyembuhan dan mereka dapat menjadi kunci dalam menciptakan kehidupan terbaik untuk diri Anda. Jadi berikan pidato meskipun Anda gugup, berbicara meskipun Anda takut dan katakan sampai jumpa pada seseorang meskipun Anda merasa sedih.

Baca juga : Temukan Nilai Inti untuk Kehidupan yang Memuaskan

7. Menunjukkan emosi adalah tanda dari kelemahan

Meskipun sehat untuk dapat berperilaku profesional meskipun Anda sedang tidak berada pada permainan terbaik Anda, lengah bukan merupakan tanda kelemahan. Faktanya, menyadari tentang emosi Anda dan membuat keputusan dengan sadar untuk membagikan emosi tersebut dengan orang lain -- ketika secara sosial itu pantas untuk dilakukan -- itu dapat menjadi tanda akan kekuatan. 

Menunjukkan emosi juga mencerminkan tingkat kepercayaan tertentu dalam sebuah hubungan. Memberitahu seseorang ketika Anda merasa marah atau sedih menunjukkan bahwa Anda bersedia untuk menjadi terbuka.

Mengembangkan Kesadaran Emosional

Ketika Anda memahami kebenaran tentang emosional, Anda dapat mulai melatih keterampilan yang akan membantu Anda untuk sadar, toleransi dan mengatur emosi Anda. Meningkatkan kesadaran emosional Anda adalah kunci untuk menjadi lebih kuat secara mental dan mencapai kesuksesan dalam kehidupan pribadi dan profesional Anda.

Baca juga dalam versi English

Share artikel ini

Kepribadian

Tags: Sifat Positif

Alt
Amy Morin adalah seorang psikoterapi, pengajar di Universitas Northeastern, dan seorang pelatih kekuatan mental. Dia juga merupakan penulis ebuku internasional. Bukunya yaitu '13 Things Mentally Strong People Don't Do' sudah diterjemahkan dalam lebih dari 30 bahasa. Dengan lebih dari 6 juta pembaca, pembicaraannya adalah salah satu yang paling populer.
Alt

Mungkin Anda Juga Menyukai

Wah, Ternyata Ini Pelajaran yang Bisa Kita Petik dari Bunga!

Wah, Ternyata Ini Hikmah yang Bisa Kita Petik dari Bunga!

Tahukah Anda bahwa kita bisa memetik pelajaran hidup dari hal sesederhana bunga?

Jan 14, 2022 2 Min Read

Jadi Seorang Pembaca Leader's Digest